Global-News.co.id
Sport Utama

Kortom Depok 1 Susun Struktur Baru, Fokus Bangun Komunitas Sehat, Solid dan Berdampak

Bapak Dial, Ketua Kortom Depok I saat memberikan sambutan.
Bapak Dial, Ketua Kortom Depok I saat memberikan sambutan.

DEPOK (Global-News.co.id) — Koordinator Otonom Ling Tien Kung (Kortom) Depok 1 menggelar pertemuan instruktur, Sabtu (15/8/ 2026), di Ruang Serba Guna Kantor Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Ini merupakan momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun arah pengembangan organisasi ke depan dengan mengusung semangat “Sehat, Solid, Berdampak.”

Dari total 62 instruktur yang terdata di Kortom Depok 1, sebanyak 34 instruktur hadir langsung dalam pertemuan. Sementara sejumlah instruktur lainnya menyampaikan izin karena kegiatan pertemuan bertepatan dengan berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang berlangsung di lingkungan perumahan masing-masing.

Pertemuan membahas sejumlah agenda penting, mulai dari penguatan organisasi, pembagian tugas pengurus, pengembangan sasana, peningkatan kualitas instruktur, hingga program edukasi kesehatan dan kepedulian sosial.

Salah satu keputusan penting dalam pertemuan tersebut adalah penyempurnaan struktur organisasi Koordinator Otonom Depok 1 dengan pembentukan sejumlah bidang yang memiliki tugas dan target kerja yang lebih spesifik.

Selain Bidang Humas, Kortom Depok 1 membentuk Bidang Sosial, serta memecah bidang Edlatbang menjadi tiga bidang, yaitu Bidang Edukasi Kesehatan Praktis, Bidang Pelatihan Teknik Gerak, dan Bidang Pengembangan Sasana.

Ketua Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1, Jumadial Rohim, mengatakan penyempurnaan struktur tersebut dilakukan agar organisasi dapat bekerja lebih terarah dan setiap bidang memiliki tanggung jawab yang jelas.

“Kami ingin tidak hanya memiliki struktur organisasi, tetapi juga memiliki program kerja yang jelas, target yang terukur, dan manfaat yang bisa dirasakan oleh anggota maupun masyarakat,” ujarnya.

Fokus pada Kesehatan dan Kepedulian Sosial

Bidang Sosial yang baru dibentuk akan memiliki tugas antara lain menyusun sistem Dana Sosial, menentukan kriteria dan mekanisme penyaluran bantuan, melakukan kunjungan kepada anggota yang sakit maupun mengalami musibah, serta menjaga silaturahmi dengan anggota yang tiba-tiba tidak lagi aktif di sasana.

Sementara Bidang Edukasi Kesehatan Praktis diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan edukasi kesehatan yang relevan dengan anggota maupun masyarakat Depok.

Bidang tersebut ditargetkan mampu menghadirkan minimal satu program edukasi kesehatan praktis setiap kuartal, atau sedikitnya empat program dalam satu tahun.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Bidang Pelatihan Teknik Gerak memiliki target hingga 31 Agustus 2027 untuk membentuk 80 instruktur Oranye, 30 instruktur Hijau, dan 10 instruktur Tosca.

Adapun Bidang Pengembangan Sasana akan melakukan pemetaan sasana berdasarkan wilayah kelurahan dan mengidentifikasi wilayah yang belum memiliki sasana binaan Koortonom Depok 1, untuk kemudian merancang program pendirian sasana baru.

Membangun Komunitas yang Memberikan Dampak

Menurut Jumadial, arah pengembangan Kortom Depok 1 ke depan tidak semata-mata mengejar pertumbuhan jumlah sasana maupun anggota.

“Kami ingin membangun komunitas yang sehat secara individu, solid sebagai sebuah keluarga besar, dan akhirnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Semangat tersebut kemudian dirumuskan dalam tiga kata yang menjadi arah besar Koortonom Depok 1, yaitu:

*SEHAT • SOLID • BERDAMPAK*

Sehat, dengan membangun individu dan masyarakat yang lebih sehat.

Solid, dengan memperkuat hubungan antara instruktur, sasana, dan seluruh anggota.

Serta Berdampak, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi anggota, keluarga, dan masyarakat Kota Depok.

Pertemuan juga menyepakati bahwa seluruh pengurus Kortom Depok 1 akan melaksanakan rapat kerja dalam waktu dua minggu ke depan untuk menerjemahkan target masing-masing bidang menjadi program kerja yang konkret, lengkap dengan target, waktu pelaksanaan, penanggung jawab, kebutuhan anggaran, dan indikator keberhasilan.

Jumadial berharap penyempurnaan organisasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membuat gerakan Ling Tien Kung di Depok semakin terkoordinasi dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Kita tidak hanya ingin menjadi komunitas yang besar. Kita ingin menjadi komunitas yang memberi manfaat,” pungkasnya. (Erfandi Putra)

 

baca juga :

Alexia Putellas, Gelandang Subur Barcelona Peraih Women’s Ballon d’Or

Redaksi Global News

Datangi Markas Kodim 0809/Kediri dan Batalyon Mekanis 521, Dua Kapolres Beri Ucapan HUT ke-75 TNI

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah Minta Atlet Pelajar Sukses Prestasi dan Akademisi Sekolah

Redaksi Global News