Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Kolaborasi 7 Seniman Surabaya, Lukis Objek Masjid Cheng Hoo Dalam Event Seni Budaya Art & Culture in Harmony

Lukisan Objek Masjid Cheng Hoo kolaborasi 7 Seniman Surabaya

SURABAYA (Global-News.co.id)-Sebanyak 7 seniman kota Surabaya secara kolaboratif melakukan live painting melukis Masjid Cheng Hoo di canvas sepanjang 1×4 meter, yang dipampamg di halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya. Proses melukis dimulai pukul 16.00, dan baru selesai sekitar pukul 19.00. Kegiatan yang cukup unik ini merupakan bagian dari kegiatan pagelaran Seni Budaya Art & Culture in Harmony. Digelar Sabtu (29/11/2025).

Rasmono Sudarjo, Ketua Komunitas Seni Budaya Nusantara, mengatakan, lukisan masjid Cheng Hoo karya 7 seniman tersebut nantinya akan diserahkan kepada pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indoensia (YHMCHI).

“Jadi, kita dari komunitas seni budaya Nusantara. Berkolaborasi dengan sejumlah insan pecinta seni budaya. Untuk sama-sama menggelar pertunjukan seni budaya. Di antaranya kita kolaborasi dengan 7 pelukis, dengan objek masjid Cheng Hoo,” katanya.

Selain pertunjukan seni lukis canvas 1×4 meter, Rasmono melanjutkan, masih banyak pertunjukan seni lainnya yang memghiasi kegiatan pagelaran Seni Budaya Art & Culture in Harmony. Pengunjung juga bisa menikmati
Bazaar Craft dan Kuliner Nusantara.

Budi Bi, salah satu di antara 7 seniman yang berkolaborasi melukis objek masjid Cheng Hoo menyatakan alasan di balik keroyokan melukis objek masjid Cheng Hoo, yang kemudian nanti dihadiahkan sebagai buah cinderamata untuk Masjid Cheng Hoo.

“Karena apa? Masjid Cheng Hoo itu merupakan tempat yang istimewa bagi kami, para seniman di Surabaya,” katanya.

Mewakili pimpinan YHMCHI yang berhalangan hadir, Ustad Hasan Basri menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas pelaksanaan
pagelaran Seni Budaya Art & Culture in Harmony di Masjid Cheng Hoo. Ia juga menyampaikan salam ketua YHMCHI, H.A Nurawi yang berhalangan hadir.

“Semoga acara yang luar biasa ini terus dilanjutkan untuk mendatang lebih meriah lagi. Saya juga sampaikan salam dan harapan dari Ketua YHMCHI. Semoga acara ini bisa meningkatkan tali silaturahmi,” katanya.

Sekitar pukul 20.51, ketika semua pertunjukan seni telah selesai tampil, dipimpin Rasmono Sudarjo para seniman yang melukis objek Masjid Cheng Hoo Surabaya maju ke depan panggung, dengam bentangan canvas 1×4 meter. Juga tampak Oei Tjing Yen, Sekretaris YHMCHI. Rasmono kemudian menyerahkan lukisan objek yang sudah selesai tersebut kepada Oei Tjing Yem.

“Inilah karya 7 pelukis Surabaya dengan objek Masjid Cheng Hoo. Kita serahkan kepada Masjid Cheng Hoo Surabaya,” kata Rasmono Sudarjo.

Dijelaskan Oei Tjing Yen, kegiatan pagelaran Seni Budaya Art & Culture in Harmony, terlaksana berkat kerja sama Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya & Jatim, Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), INTI JATIM, Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya, Qiandao Ribao, Unimax Photography Community, Surabaya Art Society, Garis gathuk, Pitik Cilik, Asosiasi Tianxia Taiji QUan Indonesia (ATTI), Jamu Iboe, Leeven & Co Creative Space dan Teochew Wing Chun Buddhayana. (Tamam Malaka)

baca juga :

Pastikan Bayi Terima Bantuan, Kemensos bersama Pemkot Surabaya Dampingi Warga Registrasi NIK

Redaksi Global News

Risma Waspadai Banjir dan Bencana Alam

Redaksi Global News

Harganas ke-32, Menteri Wihaji Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Masa Depan Indonesia

gas