Global-News.co.id
Kesehatan Utama

Dinkes Kabupaten Madiun Dukung Penuh Program PKG

 

Ka.Puskesmas, drg. Niken Setyorini saat pemeriksaan balita.

MADIUN (global-news.co.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mendukung penuh program periksa kesehatan gratis (PKG) yang dimotori oleh Kementerian Sosial. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo.

“ Segenap jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas mendukung dan siap mensukseskan program PKG baik sumber daya manusia (tenaga kesehatan), obat-obtan maupun sarana prasarana lainnya.” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dia menambahkan, Dinas Kesehatan telah melakukan simulasi program PKG di berbagai Puskesmas mulai dari skrining hingga penanganan pasca pemeriksaan. Diharapkan masyarakat dapat menyambut baik program yang digulirkan pemerintah untuk melakukan pemeriksaan di Puskesmas.

“Kami berharap masyarakat antusias menyambut program ini dengan mengunjungi Puskesmas untuk memeriksakan diri meskipun tidak sakit,” imbuhnya.

Kepala Puskesmas Dimong, drg. Niken Setyorini memaparkan PKG dibagi 3 macam yaitu yang pertama PKG dalam rangka ulang tahun ( PKG Ultah) sasarannya adalah bayi usia lebih dari 2 hari sampai usia anak pra sekolah umur 7 tahun, orang dewasa dan lansia. Yang kedua, anak usia sekolah yakni usia 7 tahun keatas hingga 18 tahun. Kegiatan ini sudah dilakukan penjaringan kesehatan setiap tahun ajaran baru. Dan yang ketiga adalah PKG untuk ibu hamil, nifas dan menyusui.

“ Untuk ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui itu harus rutin kontak ke nakes boleh ke Puskesmas, bidan, atau faskes swasta lainnya. Tujuannya untuk mendeteksi kesehatan calon bayi dan kandungan, kecukupan gizi hingga melahirkan,” papar Niken.

Dia menjelaskan paradigma kalau tidak sakit tidak akan ke Puskesmas. Hal ini adalah keliru dan perlu mendapatkan perhatian masyarakat. Yang benar adalah Puskesmas bukan untuk orang sakit saja melainkan untuk orang-orang yang sehat untuk mengantisipasi, mendeteksi dan mencegah adanya gejala-gejala. Karena, Puskesmas itu promotif, preemtif dengan tidak melupakan kuratif dan preventifnya

“Puskesmas beda dengan rumah sakit, Puskesmas artinya pusat kesehatan masyarakat, yang datang seharusnya orang sehat. Kalau rumah sakit yang datang orang sakit. Saya berharap, khususnya ibu-ibu sehat tetap ke Puskesmas. Meskipun hanya cek tensi saja,” katanya.

Sementara Koordinator PKG, dr. Peny Kurnia menambahkan Puskesmas Dimong sudah siap melaksanakan dan melayani masyarakat yang ingin mempergunakan program PKG.

“ Meski type Puskesmas ini (Dimong) merupakan type rawat jalan atau non inap, dalam menyambut program PKG, kami sudah siap. Seperti jenis-jenis pemeriksaan, reagan, alat kesehatan semua sudah siap.” tambahnya

Terkait animo masyarakat masih rendah, Peny menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan animo masyarakat masih belum begitu masif. Selain program tersebut masih awal, terjadi kecenderungan masyarakat enggan periksa karena takut hasilnya tidak sesuai yang diharapkan (sakitnya terdeteksi). Juga, di masing-masing desa terdapat Polindes.

“ Namun faktor yang paling utama adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatannya,” jelasnya.

Namun demikian lanjut Peny, dia terus melakukan sosialiasasi di setiap kegiatan yang berbasis masyarakat. Seperti posyandu balita, bindu maupun lansia. Juga kegiatan pemeriksaan keliling dan kegiatan di luar lainnya. Khususnya masyarakat yang usia 18 tahun keatas diharapkan minimal satu tahun sekali harus melakukan pengecekan gula darah, tensi. Bahkan setiap ada pertemuan di lintas sektoral tingkat kecamatan yang dilakukan setiap 3 bulan sekali disitu akan disampaikan bagaimana mempromosikan program tersebut

“Setiap kegiatan berbasis masyarakat pasti kami selipkan informasi tersebut. Bahkan sebelum ada PKG kami sudah sampaikan. Harapan kami dari perangkat desa ikut terlibat (sosialisasi) dalam program tersebut.”pungkasnya.(her)

baca juga :

Donasikan Rp 300 T, Bill Gates Akan Keluar dari Daftar Orang Terkaya Dunia

BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024 Kembali Digelar, Hadirkan Pegolf Profesional Tingkat Asia

gas

PTPN X Ekspor Perdana Tembakau Bawah Naungan ke Eropa

Redaksi Global News