Mat Tadji termenung menatap kampus yang ikut membesarkan namanya. Dia baru saja kehilangan Handphone (HP)-nya. Dia juga lunglai, karena nomer-nomer yang ada di dalam HP...
Di saat sibuk mengetik, Mat Tadji “diganggu” suara panggilan HP-nya. “Sapah pole reyah se nelpon kanak. Kol 23.27 mak gik bedheh oreng telpon,” (Siapa lagi”...
Mat Tadji mempunyai “teman” baru lagi di acara rutin “jalan pagi”. Bagas Kantra namanya. Sebenarnya dia bukan orang baru bagi Mat Tadji. Masih tetangga komplek,...
Bagi penikmat rokok, merokok adalah kenikmatan merupakan tersendiri. Apalagi kalau saat-saat tertentu seperti sedang kongkow bersama kolega, merokok adalah menghadirkan kenikmatan tersendiri. Apalagi ada secangkir...
“Pak (Mat Tadji), besok Minggu ada latihan di Sembayat, Gresik,” kata Abah Awi mengingatkan Mat Tadji untuk meliput perkumpulan kesehatan yang mengadakan latihan bersama di...
Mat Tadji duduk termangu. Dia merasa bersedih. Tak biasanya raut muka itu tampak sedih. Di sudut klinik bersalin itu dirinya hanya menunduk. “Arapah mak sossa....
“Wanita itu harta. Artinya, kalau ingin menaklukkan wanita harus punya harga. Kalau punya harta, berapa wanita yang diinginkan pastilah akan tercapai,” kata Oemar kepada Mat...
Hari telah larut malam. Terpaan hujan yang mengguyur Jakarta, membuat waktu Mat Tadji banyak terhalang. Jadwal wawancara dan bertemu klien pun agak molor. Akibatnya,...
Kalau sudah ngumpul dengan kawan, ada saja yang dibicarakan. Ini juga terjadi ketika Mat Tadji berkumpul dengan sejumlah sejawatnya. Dari berbicara masalah kehidupan, ekonomi...