Global-News.co.id
Mataraman Utama Webtorial

Bulan Bakti PKH Ke-189, DKPP Kab. Madiun Gelar B2SA Go To School

Kegiatan DKPP. Kab. Madiun B2SA Go To School dalam rangka Bulan Bakti PKH ke 189 Tahun 2025.

MADIUN (global-news.co.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab.) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) ke-189 tahun 2025.

Salah satu kegiatannya adalah B2SA Go To School yakni memberikan sosialisasi dan edukasi makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Sosialisasi pentingnya mengkonsumsi protein hewani. Serta gerakan makan telur dan minum susu (Germisu) serentak di SMP Negeri 4 Saradan, Kamis (11/9/2025).

Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto menjelaskan bahwa dalam rangka Bulan Bakti PKH ke -189 tahun 2025 ini, DKPP Kabupaten Madiun menggelar berbagai kegiatan di antaranya adalah B2SA Go To Scholl. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada anak – anak mengenai makanan B2SA, pentingnya mengkonsumsi protein hewani. Serta, gerakan makan telur dan minum susu. Semua ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Nasional Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi.

“ Biasanya (sosialisasi) kami melakukan di Puskesmas-Puskesmas dengan sasaran masyarakat. Kali ini di sekolah dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah agar memahami dan membiasakan mengkonsumsi makanan-makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,” jelas Kepala DKPP, Paryoto saat memberikan sambutan.

Untuk gerakan makan telur dan minum susu, lanjutnya, karena di dalamnya terdapat kandungan-kandungan istimewa yang bisa membentuk otak sehat dan cerdas. Sekaligus sebagai pendorong mewujudkan generasi emas tahun 2045. Juga, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan makanan bergizi dan mendorong kebiasaan makan yang sehat.

“Melalui kegiatan ini kita berharap stunting dapat dicegah. Meningkatkan kualitas nutrisi pangan berbasis protein hewani di Kabupaten Madiun. Juga sebagai upaya mewujudkan generasi emas tahun 2045,” lanjut Paryoto.

Menurutnya, anak-anak harus dibiasakan makan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak , protein, vitamin, mineral dan serat. Sehingga akan membentuk tubuh yang kuat dan otak yang cerdas.

“Oleh sebab itu, biasakan dalam setiap makan selalu ingat B2SA,” ujarnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 4 Saradan, Sukamto mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh DKPP. Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, anak-anak dapat memahami dan menerapkan ilmu dari sosialisasi yang sudah diberikan. Sehingga tujuan pemerintah mewujudkan generasi emas di tahun 2045 dapat tercapai.

“ Anak-anak akan memahami kebutuhan mental dan fisik melalui makanan yang sehat (B2SA). Sehingga pertumbuhan tubuh, otak dan karakternya bagus. Sehingga, dapat menjadi generasi yang betul-betul diharapkan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala DKPP juga berkenan memberikan pamlet kepada Kepala SMP Negeri 4 dan souvenir box nasi secara simbolis kepada perwakilan siswa SMP Negeri 4 Saradan. (her/adv)

 

baca juga :

Batik Limbah Perca Bojonegoro nan Cantik

Redaksi Global News

Tatap Persebaya, Macan Kemayoran Benahi Performa Menit-menit Akhir

Redaksi Global News

Hutan Mangrove Surabaya Diusulkan Jadi Kebun Raya

Redaksi Global News