Global-News.co.id
Ragan

Kemenkop Bersama Koperasi Kita Miraino Hikari Lepas Pekerja Migran ke Jepang

TANGERANG (Global-News.co.id) – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah secara simbolis melepas puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bertolak ke Jepang. Pengiriman puluhan pekerja migran ini diinisiasi oleh Koperasi Jasa Syariah KITA MIRAINO HIKARI yang juga turut didukung Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Wamenkop Farida berpesan agar para pekerja menjaga nama baik Indonesia di Jepang. Ia berharap PMI tidak hanya mengejar materi, tetapi juga menyerap ilmu manajerial dan etika kerja disiplin di Jepang untuk nantinya dibawa pulang ke tanah air.

“Kalian adalah citra Indonesia, tanamkan di hati bahwa Indonesia adalah tanah air kalian. Jadilah wirausaha baru saat kembali ke tanah air nanti,” pesannya saat acara pelepasan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/8).

Langkah ini disebut Wamenkop sebagai bentuk nyata transformasi koperasi modern yang mampu berkontribusi pada sektor riil dan penciptaan lapangan kerja internasional, sekaligus mendukung visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama LPDB Krisdianto dan Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari Aditya Affasha Riawan.

Dalam sambutannya, Wamenkop menekankan pentingnya penguatan kelembagaan koperasi sesuai Pasal 33 UUD 1945. Ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi salah satu dari tiga pilar utama penyokong ekonomi nasional, bersanding dengan BUMN dan sektor swasta.

“Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital, dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional ke luar negeri,” ujar Wamenkop.

Farida mengungkap komitmen Kemenkop melalui LPDB yang telah memberikan pembiayaan sebesar Rp55 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Dukungan ini, lanjut Wamenkop, memungkinkan koperasi memberikan pelayanan maksimal kepada para calon pekerja tanpa biaya jaminan.

“Ini adalah bentuk afirmasi pemerintah. Dengan bunga yang sangat rendah, koperasi bisa memberdayakan masyarakat. Bahkan, ada pekerja yang berangkat tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun karena skema pembiayaan yang inovatif ini,” tambah Wamenkop.

Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari, Aditya Affasha Riawan, menyatakan bahwa pelepasan ini merupakan hasil sinergi kuat antara pihaknya dengan Kemenkop, LPDB, dan mitra Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Ia menegaskan komitmen Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari untuk terus mengawal PMI, tidak hanya sampai keberangkatan, tetapi juga selama mereka bekerja di Jepang.

“Hari ini adalah bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu membuka pintu masa depan bagi putra-putri terbaik bangsa. Kami mendukung penuh Asta Cita ketiga Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat perlindungan pekerja migran,” kata Aditya.

Aditya juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar menjaga disiplin dan integritas.

“Di Jepang, bukan hanya kepintaran yang dihargai, tapi disiplin dan kerja keras. Ingat perjuangan kalian, perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil,” tegasnya.

Sebagai informasi sebanyak 86 orang pekerja migran dilepas untuk bertolak ke Jepang dari program yang diinisiasi oleh Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Puluhan pekerja migran ini akan bekerja di berbagai sektor, seperti hospitality dan jasa konstruksi. (Jef)

baca juga :

Anggota Satgas TMMD Ratakan Tanah dengan Cangkul

Titis Global News

Mutasi Jajaran Polda, Kombes Pol Pasma Royce Jabat Wakapolda Jatim

gas

Polresta Sidoarjo Ungkap Dua Kasus Penganiayaan hingga Berakibat Kematian

Redaksi Global News