
SAMPANG (Global-News.co.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar Rapat Paripurna strategis, bertempat di di Ruang Graha Paripurna DPRD, Rabu (24/06/2026).
Acara dipimpin langsung Ketua DPRD Sampang H. Rudi Kurniawan dengan dihadiri Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Wakil Ketua DPRD dan jajaran anggota, unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan Camat se-Kabupaten Sampang.
Rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut resmi dari hasil rapat pimpinan. Sebelumnya, Badan Musyawarah Banmus DPRD Sampang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah TAPD sudah mematangkan jadwal agenda sejak 17 Juni 2026 lalu.
Selain pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, paripurna juga mengagendakan dua poin penting lain yaitu Penyampaian nama-nama Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta penyerahan dokumen hasil reses dari masing-masing fraksi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, mengatakan bahwa pembahasan Raperda ini bagian krusial dari mekanisme pemerintahan.
“Proses ini bukti nyata komitmen pemda mengedepankan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di hadapan legislatif dan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lora Mahfudz, sapaan akrab H. Ahmad Mahfudz, menjelaskan bahwa evaluasi berkala terhadap serapan anggaran tahun lalu penting untuk mengukur efektivitas program kerja yang sudah berjalan.
“Kami berharap evaluasi bersama ini melahirkan rekomendasi konstruktif untuk perbaikan pembangunan daerah ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sampang H. Rudi Kurniawan menyebut rapat ini jadi forum strategis mengevaluasi pelaksanaan anggaran daerah sekaligus memperkuat fungsi pengawasan DPRD.
“Melalui sinergi kuat ini, kami harap terwujud pembangunan daerah yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
Rapat paripurna ditutup dengan pembentukan formal anggota Pansus LHP BPK dan berlangsung dengan khidmat. (Sof)

