Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Jelang Puncak Nataru, BPH Migas Memastikan Ketersediaan BBM di Wilayah Kalimantan Selatan dalam Kondisi Aman

Pemantauan Ketersediaan BBM Kalsel Jelang Puncak Nataru di AKR Banjarmasin oleh Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho, Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief, dengan didampingi oleh Direktur Komersial Petroleum AKR Johny Sutanto, Head of Branch Banjarmasin AKR Paulus Joesli, Deputy Head of Branch Banjarmasin AKR Her Setiaji, serta External Relations & Retail Petroleum AKR Catherine Constantin.

JAKARTA (Global-News.co.id) – Periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi momen meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar, ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi faktor penting, khususnya di jalur-jalur utama, kawasan wisata, serta daerah dengan tingkat pergerakan masyarakat yang tinggi selama periode Nataru.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengimbau Badan Usaha Penugasan untuk menjaga ketahanan stok BBM selama periode Nataru. Imbauan tersebut disampaikan agar pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) dalam kondisi aman.

“Kami dari BPH Migas ingin memastikan bahwa, pertama, stok BBM itu aman.
Ini tentunya dengan menjaga ketahanan stok minimun nasional yang sudah menjadi ketentuan pemerintah,” ujar Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho, saat ditemui di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (22/12/2025).

Dalam kunjungannya ke Terminal BBM (TBBM) PT AKR Corporindo Tbk di Banjarmasin, Fathul menjelaskan, pemantauan sektor energi selama periode Nataru dilakukan secara intensif.
Laporan harian terkait pasokan dan distribusi energi disampaikan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Sekitar 2 (dua) minggu ke depan ini, tolong (stok BBM) tetap dijaga.

Artinya, ketersediaan stok BBM jangan sampai drop. Karena Pemerintah ingin situasi semuanya kondusif,” imbuhnya.

Selain menjaga ketahanan stok, BPH Migas juga menaruh perhatian pada kelancaran distribusi BBM hingga ke masyarakat.

Fathul menekankan pentingnya kesiapan skema distribusi melalui pola Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) untuk mengantisipasi berbagai kondisi di lapangan.

“Worst scenario (skenario terburuk) tetap dijaga. Selain itu, distribusi (BBM) juga diperhatikan dengan kesiapan RAE. Jangan sampai stoknya aman, tetapi distribusi terhambat,” terangnya.

Dengan kesiapan tersebut, harapannya penyediaan dan pendistribusian BBM selama Nataru dapat terakomodasi sesuai kebutuhan masyarakat, baik saat perayaan Natal hingga pergantian tahun.

“Mudah-mudahan selama Nataru ini, stok dan distribusi BBM terjaga, lancar semua, dan kita pastikan masyarakat Indonesia bisa dapat BBM dengan baik,” harapnya.

Senada dengan itu, Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak, tidak hanya di Banjarmasin, tetapi di seluruh wilayah Indonesia, mengingat periode libur akhir tahun kerap diiringi peningkatan konsumsi BBM.

“Kami juga mengingatkan untuk tetap siaga, di penghujung Nataru ini.
Bukan di sini (Banjarmasin) saja, tetapi di seluruh wilayah tanah air kita diminta untuk bersiap siaga,” terangnya.

Terkait pola distribusi BBM, Eman juga meminta kesiapan dan langkah antisipatif badan usaha dalam meyalurkan BBM untuk mendukung pergerakan masyarakat.

“Musim sedang hujan, perlu disiapkan antisipasi adanya Reguler, Alternative dan Emergency dalam proses distribusi BBM.
Hal ini untuk tetap menjaga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Eman meminta Badan Usaha tetap memperhatikan kondisi keselamatan dalam menyalurkan BBM sampai dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Tidak lupa, aspek safety (keselamatan) mudah-mudahan tetap terjaga di sini.
Semoga semua prosesnya (penyaluran BBM kepada masyarakat) lancar dengan kondisi saat ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Komersial Petroleum AKR Johny Sutanto, menyampaikan bahwa AKR mendukung penuh upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan BBM di seluruh wilayah kerja AKR terutama pada masa Nataru ini dengan menyiapkan seluruh sarfas untuk mendukung operasional.

Selain itu disampaikan juga progress pembangunan penyalur BBM Satu Harga – SPBKB Bangun Rejo, Kotabaru, Kalimantan Selatan yang telah selesai dilakukan commisioning dan siap beroperasi dalam waktu dekat.

Selain mengunjungi TBBM AKR, BPH Migas juga mengujungi salah satu SPBKB AKR dan SPBU Pertamina yang berada di wilayah Banjarmasin.

Kunjungan ini turut didampingi Direktur Commercial Petroleum AKR Johny Sutanto, Head of Branch Banjarmasin AKR Paulus Joesli, Deputy Head of Branch Banjarmasin AKR Her Setiaji, External Relations & Retail Petroleum AKR Catherine Constantin, Sales Area Manager PPN Kalimantan Selatan Bondan Tri Wibowo dan Sales Branch Manager Kalimantan Selatan I Fuel PPN Wicaksono Ardi Nugroho.

PT AKR Corporindo Tbk (Perusahaan) secara resmi didirikan di Surabaya pada tahun 1977 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1994.

Perusahaan adalah penyedia solusi rantai pasokan terintegrasi terkemuka di Indonesia dan distributor swasta terbesar untuk produk BBM dan bahan kimia dasar ke pelanggan industri.

Perseroan memasuki distribusi BBM ritel sejak tahun 2010 atas penunjukan Pemerintah Indonesia untuk mendistribusikan BBM bersubsidi.

Sejak tahun 2018, Perseroan telah menjalin kerjasama dengan BP untuk SPBU non subsidi di bawah ritel BP-AKR di berbagai lokasi di Pulau Jawa, mendirikan depo avtur di bagian timur Indonesia.

Perseroan melalui sejumlah anak perusahaan juga mengoperasikan jasa logistik pihak ketiga, manufaktur dan perdagangan serta distribusi bahan kimia dasar dan pelumas.

Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan praktik terbaik untuk pertumbuhan bisnisnya secara berkelanjutan dan telah melakukan berbagai inisiatif ESG yang mencakup bidang Energi Bersih, Kesehatan & Keselamatan, Hak Asasi Manusia, Lingkungan, Efisiensi energi, Etika Bisnis, dan Integritas.

AKR telah dipilih oleh BEI dan OJK sebagai Star ESG Listed Company pada Desember 2021 dan dimunculkan pada situs web mereka.

AKRA adalah saham-saham konstituen di Indeks ESG leader index, ESG Quality 45 IDX KEHATI, IDX LQ45 Low Carbon Leaders serta indeks ESG lainnya di bursa efek Indonesia. (fan)

baca juga :

PWI Jatim Gelar Lomba Karya Jurnalistik Perebutkan Piala Prapanca

Redaksi Global News

Walikota Eri Sebut Program Surabaya Bergerak Ikut Entas Anak Stunting

Redaksi Global News

GLOBAL NEWS Edisi 258 (19 -26 Agustus 2020)

Redaksi Global News