Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Khitanan BMPD Jatim Diikuti 150 Anak Kurang Mampu

Doddy Zulverdi secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada perwakilan Sunatan Massal BMPD Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id) – Untuk ke-12 kalinya, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jatim bekerjasama dengan Rumah Sakit Surabaya Medical Service (RS SMS) menggelar Bhakti Sosial dengan mengadakan khitanan massal di SMS, Sabtu (24/6/2023) pagi. Khitanan yang diikuti 150 anak yang rata-rata kurang mampu itu menggunakan teknologi modern laser & anastesi tembak, sehingga anak yang disunat tidak merasa sakit.

Doddy Zulverdi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengatakan, pelaksanaan Bhaksos ini memang benar-benar hebat, karena sudah 12 kali menggelar sunatan massal. “Kami hanya berhenti karena covid-19. Semoga kedepannya pelaksanaannya terus semakin baik dan pesertanya meningkat pula,” kata Doddy yang juga sebagai Ketua BMPD Jatim itu.

Dia mengatakan, acara ini punya banyak dimensi. Baik dimensi keagamaan hingga sosial. Dengan demikian, masyarakat perbankan di Jatim tidak hanya memikirkan perputaran uang, tetapi masih memikirkan kegiatan masyarakat atau kegiatan sosial. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, terutama kepada Ketua Panitia Ibu Selvy Hutomo. Semoga pelaksanaan pada tahun-tahun berikutnya semakin lebih membaik,” kata Doddy.

Tak ada jerit tangis anak anak yang disunat, karena dokter menggunakan alat modern.

Dr. Muhlas Udin Direktur RS SMS dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada BMPD Jatim yang sudah bertahun-tahun menjadikan RS-SMS sebagai mitra dalam baksos khitanan massal ini. “Akan kami pegang kepercayaan ini dengan meningkatkan pelayanan. Kami menggunakan teknologi khitan yang modern, sehingga anak yang dikhitan tak merasa sakit,” katanya.

Sementara itu, Selvy Hutomo dari Bank Artha Graha Intl – Ketua Baksos Khitanan Massal BMPD Jatim dengan tema Peduli Sesama – melaporkan bahwasannya peserta khitan 150 anak. Mereka itu secara umum berasal dari kalangan masyarakat tidak mampu, sedang tenaga medis yang terlibat (dokter dan tenaga medis) dengan dipimpin dr. Purwanto berjumlah 40 orang.

“Pelaksanaan khitan ini gratis. Di samping itu setiap anak diberi bingkisan dan uang saku Rp 100.000 setiap anak. Dengan kegiatan ini diharapkan keberadaan BMPD Jatim dapat bermanfaat di keluarga besar perbankan dan di lingkungan masyarakat sekitar. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang terlibat pada acara ini. Bila ada kekurangan saya mohon maaf,” katanya.

Pada acara khitan ini peserta paling muda, yakni Muhammad Khayru Mudzaffar (4 bulan) dan paling tua yakni Matius Bryant Prasetya (23 tahun). Tampak hadir pula pada acara tersebut Bandoe Widianto, Deputy Kepala Perwakilan BI Jatim sekaligus Sekretaris BMPD Jatim, Tonny Prasetyo Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Teguh Suryadi ketua kerohanian BMPD Jatim serta sejumlah pimpinan bank di Jatim. (Erfandi Putra)

baca juga :

CEO Ruangguru Belva Devara Mundur dari Staf Khusus Jokowi

Redaksi Global News

Kunjungi UK Petra, Alim Markus Berbagi Tips Jadi Wiraswasta Sukses

Redaksi Global News

Walikota Eri Sebut Program Surabaya Bergerak Ikut Entas Anak Stunting

Redaksi Global News