Global-News.co.id
Sport Utama

Sembilan Tak Lulus, Edy Tekankan Instruktur Harus Jadi Duta Ling Tien Kung

Ie Me dan Rukun memandu jalannya ujian teknik.

TONTON VIDEONYA:

SURABAYA (Global-News.co.id) – Pusat Latihan dan Pengembangan (Puslatbang) Ling Tien Kung, Sabtu (25/7/2026) telah berhasil menyelenggarakan Ujian Instruktur Angkatan XXXII di Ole-Ole Surabaya. Dari 274 pendaftar calon instruktur, 10 di antaranya tidak hadir dan 9 calon dinyatakan tidak lulus. Jadi yang dinyatakan lulus sebanyak 255 instruktur.

“Jadi pada ujian kali ini yang dinyatakan lulus dan berhak menyandang sebagai instruktur yakni sebanyak 255 orang. Ke-sepuluh calon yang tak menghadiri ada yang sakit dan lainnya,” kata Bapak Ade, Ketua Panitia Ujian Instruktur Ling Tien Kung Angkatan XXXII.

KIRI-KANAN: Shane, Eva Arnas dan Bapak Feri.

Mereka yang tidak lulus itu, kata Edy Hariyanto, Ketua Tim Juri, memang benar-benar tidak bisa ditolong lagi. Gerakannya tidak bisa masuk dalam kategori yang sudah ditetapkan panitia. Artinya, gerakannya memang jauh dari standar.

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan, kalau calon instruktur yang akan dikirim untuk mengikuti ujian harus benar-benar diseleksi. Jangan asal kirim. Ya begini jadinya kalau main asal kirim calon instruktur untuk mengikuti ujian,” kata Ie Me, Wakil Ketua I Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia (organisasi yang menaungi Ling Tien Kung).

Bagi yang sudah lulus, Ie Me yang juga Kepala Teknik Ling Tien Kung itu menambahkan, panitia sekarang sudah tak bisa lagi mentolerir kalau ada gerakan yang tak benar. “Ini penting bagi instruktur. Bagaimana jadinya kalau instruktur gerakannya tak benar,” kata Ie Me.

Duta Ling Tien Kung

Sementara itu, Pengawas Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia, Shane Feldo Widjaja mengucapkan selamat kepada instruktur Ling Tien Kung yang baru dilantik. “Sebarkan Ling Tien Kung sesuai yang diarahkan dan diajari Lao Shi Awiek Widjaja,” katanya.

Shane mengucapkan terima kasih atas suksesnya acara ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam penyelenggaraan ujian ini,” kata Shane.

“Mulai hari ini instruktur Ling Tien Kung bertambah 255 orang. Kalau. sebelumnya bapak-ibu berlatih, sekarang harus mengajar dan mempunyai tanggungjawab untuk melatih dan membuka sasana baru,” kata Shane, cucu lelaki pertama Lao Shi itu.

Sementara itu, Brigjen Pol (P) Drs. Edy Prawoto SH.,MHum, Ketua Umum Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia mengatakan, bedakan bapak ibu saat menjadi anggota dan menjadi instruktur seperti sekarang ini. Kemanapun bapak ibu mengajar harus bertindak dengan membawa nama Ling Tien Kung.

“Jagalah Ling Tien Kung dimana pun bapak ibu berada. Segala tindakan bapak ibu akan dinilai oleh anggotanya,” kata Edy.

Edy menekankan kepada instruktur baru untuk benar-benar menguasai Gerakan Tingkat Dasar. Gerakan inilah yang utama di Ling Tien Kung. Gerakan Tingkat Ini merupakan ciptaan murni guru besar kita Lao Shi Awiek Widjaja.

Edy mengatakan ada beberapa hal yang harus dipahami oleh instruktur. Seperti keseragaman dalam menyebarluaskan ilmu Ling Tien Kung. Keseragaman gerakan demi gerakan seperti yang diajarkan Lao Shi.

Instruktur harus menjadi teladan. Gerak kita harus jadi panutan. Kalau latihan orangnya harus datang terlebih dahulu. Lao Shi datang ke Ole-Ole datang terlebih dahulu.

Juga instruktur harus paham kondisi anggotanya. Membaca buku kuning. Dan harus kooperatif. Jangan ada persaingan. Senior harus dihormati.

“Kita keluarga besar Ling Tien kung harus bersama-sama membesarkan Ling Tien Kung,” kata Edy.

Seorang instruktur, kata Edy, harus mempunyai etika. Saling menghormati. Jangan merasa dirinya lebih tinggi. Harus rendah hati. Dan harus menjadi jembatan antara anggota dengan organisasi. Jangan merasa puas. Terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan.

“Jaga nama baik Ling Tien Kung, dan jadilah duta Ling Tien Kung dimanapun anda berada. Terakhir saya ucapkan terima kasih. Selamat berjuang untuk kebesaran Ling Tien Kung,” pungkas Edy.

Pada ujian instruktur kali ini “dihebohkan” oleh hadirnya artis era 1990-an, Eva Arnas (68 tahun). Ternyata wanita yang mengundurkan diri sebagai artis sejak usia 29 tahun itu ternyata merupakan salah satu peserta ujian dan dinyatakan lulus.

“Saya sudah mencoba beberapa senam, ternyata akhirnya berlabuh di Ling Tien Kung. Saya memilih Ling Tien Kung karena khasiatnya nyata,” kata Eva Arnas. (Erfandi Putra)

 

 

baca juga :

MUI Sebut Vaksin Sinovac Suci dan Halal

Redaksi Global News

Unesa Beri Beasiswa Kontingen Paralimpiade Tokyo

Redaksi Global News

Inovasi Samsat 4.0 Jatim Sabet Top 5 Inovasi Terpuji di KIPP 2021

Titis Global News