
PAMEKASAN (Global-News.co.id) – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Madura Raya, Hj. Ansari mengapresiasi Tadarus dan khotmil al-Qur’an yang digelar DPC PDI Perjuangan Pamekasan selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas dan kepedulian sosial kader.
Termasuk acara Khotmil Qur’an yang dirangkai dengan buka puasa bersama yang berlangsung Minggu (01/03/2026) pukul 15.30 WIB di Graha Bung Karno, aula Kantor DPC PDIP Pamekasan.
Hadir juga Ketua DPC PDIP Pamekasan Taufadi, Wakil Ketua DPC PDIP Pamekasan Al Anwari, serta sebagian pengurus dan kader yang mengikuti tadarus hingga khatam Al-Qur’an.
Sejumlah pengurus turut ambil bagian dalam tadarus yang telah berjalan sejak hari pertama Ramadan.
Ansari menegaskan, Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan simbolik. Menurutnya, semangat Al-Qur’an harus tercermin dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
Ansari berharap gerakan keagamaan dan sosial tersebut bisa terus dijaga keberlanjutannya, sehingga kehadiran kader partai benar-benar dirasakan bukan hanya dalam momentum politik, melainkan juga dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Saya mengapresiasi konsistensi tadarus ini. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu diwujudkan dalam sikap peduli dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujar Ansari.
Ia menilai, kegiatan keagamaan yang dibangun secara kolektif mampu mempererat soliditas internal sekaligus menjadi pengingat moral dalam menjalankan tugas politik.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Pamekasan Taufadi menyampaikan bahwa tadarus dan khotmil Qur’an akan terus berlangsung hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kami mulai sejak awal Ramadan dan insyaallah berlanjut sampai mendekati lebaran. Ini ikhtiar sederhana agar Ramadan benar-benar terasa di internal partai,” ujar pria yang juga suami Hj.Ansari itu.
Selain tadarus, DPC juga menyiapkan sejumlah agenda sosial, mulai dari pembagian takjil gratis, paket sembako, hingga santunan anak yatim. Program tersebut ditujukan untuk warga Pamekasan yang membutuhkan.
“Ramadan adalah momentum berbagi. Karena itu kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di ruang internal, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” tambahnya. (Ros)

