
SURABAYA (global-news.co.id) – Pemain Persebaya Catur Pamungkas tampil apik saat timnya mengalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/9/2023) sore. Pemain berusia 24 tahun itu menjadi pemain yang aktif dalam membendung serangan lawan.
Saking solidnya Catur, serangan yang dilancarkan Arema banyak lewat dari sisi kiri. Sisi kanan yang dijaga oleh Catur tidak dapat ditembus oleh Dendi Santoso dkk.
Dengan mencatatkan tujuh tekel, empat di antaranya sukses, empat sapuan dan dua kali intersep, menunjukkan ketangguhan Catur dalam bertahan. Terkhusus Catur menyelamatkan gawang dari kebobolan di menit ke-34, ia menghalau tendangan Dedik Setiawan yang mengarah ke gawang yang sudah kosong.
Tidak hanya bertahan, Catur agresif dan tajam dalam membantu serangan. Ia hampir saja mencetak gol seusai memanfaatkan kesalahan Arkhan Fikri di menit ke-85. Jebolan Persebaya U-20 itu masuk ke dalam kotak penalti dan berhadapan dengan kiper Arema. Sayang sepakannya berhasil diblok.
Pemain jebolan klub kompetisi internal Anak Bangsa itu bersyukur bisa membawa Bajul Ijo meraih tiga poin di kandang. Hal tersebut tidak terlepas dari taktik pelatih Josep Gombau dan kerja keras seluruh pemain Persebaya.
“Dalam pertandingan tadi. Itu memang cukup tinggi intensitas permainannya. Tapi kita atur dengan ritme permainan. Dan teman-teman kompak, kerja keras, dan saling mendukung. Dan Alhamdulillah hasilnya tiga poin,” ujar Catur.
“Dalam latihan Coach Josep memberikan dasar-dasar sepakbola dari hal-hal kecil. Dia memberikan pembelajaran kepada kami semua,” sambungnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Josep Gombau mengapresiasi penampilan gemilang Catur. Menurutnya, Catur bermain sangat lepas pada laga sore kemarin.
”Tanpa menyampingkan kerja keras pemain lain, Catur memang bermain bagus. Di luar save krusialnya, dia tetap bermain bagus. Dia menyerang, memberikan crossing, dan dia juga memiliki beberapa peluang. Itu adalah bukti betapa dia bekerja keras,” ujarnya. (sba, ins)

