
BEKASI (global-news.co.id) – Kebobolan di menit-menit akhir kembali dialami Barito Putera. Dalam laga derby sesama tim Kalimantan lawan Borneo FC, keduanya bermain imbang 1-1, Jumat (17/9).
Hasil imbang pada pekan ketiga Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, itu patut disesali sebagai koreksi. Laskar Antasari hanya bisa bermain imbang 1-1 meski sempat unggul melalui gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal pada menit ke-62.
Keunggulan tersebut gagal dipertahankan Bayu Pradana dkk. Borneo FC sukses menyamakan kedudukan lewat sontekan penalti Francisco Torres tujuh menit sebelum laga usai.
Kembali kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan, Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman yang akrab disapa Djanur menyebut hilangnya konsentrasi pada danger time menjadi biang hasil buruk.
“Kembali soal mempertahankan keunggulan dari titik konsentrasi karena terjadi di menit-menit akhir danger time. Harus kita perbaiki dan di pertandingan mendatang tidak boleh terulang lagi,” ucap pelatih yang akrab disapa Djanur.
Namun meski gagal meraih kemenangan, Djanur mensyukuri hasil imbang mendapat satu poin menjadi poin perdana. Ia berharap motivasi para pemainnya terus meningkat.
Pelatih asal Majalengka, Jawa Barat itupun mengapresiasi kerja keras pemainnya yang sudah berjuang sepanjang laga. “Kita mulai dengan 1 poin dari lawan yang cukup bagus patut kita syukuri. Saya respek kepada pemain yang sudah bekerja keras,” ujarnya. (lib)

