Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Jatim Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah hingga 5 April

SURABAYA (global-news.co.id) — Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperpanjang masa belajar siswa SMA dan SMK atau yang  sederajat di rumah, dari sebelumnya sampai tanggal 29 Maret menjadi 5 April 2020.

Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya mengungkapkan, keputusan itu diambil mengingat seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi setempat sudah masuk dalam kategori terjangkit virus corona atau COVID-19.

“Agar proses penanggulangan wabah COVID-19 berjalan dengan baik, serta untuk perlindungan anak-anak didik kita, maka masa belajar siswa di rumah kami perpanjang sampai tanggal 5 April,” katanya, Minggu (22/3/2020).

Hingga Minggu siang ini, jumlah warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 yang tersebar di berbagai daerah Jawa Timur terdata 79 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 26 orang di antaranya terkonfirmasi positif COVID-19. Selain itu, sebanyak 793 orang yang tersebar di berbagai kabupaten/kota wilayah Jawa Timur berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Gubernur Khofifah menandaskan, pelaksanaan ujian nasional siswa SMA yang menurut jadwal diselenggarakan pada tanggal 30 Maret, akan diundur pada 6 April 2020.

“Bagi para kepala sekolah SMA, serta kepala cabang dinas, selama masa perpanjangan itu, meski posisinya kerja dari rumah tetap harus stand by untuk rapat koordinasi sewaktu-waktu dengan kepala Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan penyelenggaraan ujian nasional,” tuturnya. fan

baca juga :

Hati-Hati Modus Baru Penipuan Salah Transfer Uang

Cegah Corona, Sophia Latjuba Punya Ritual Khusus Saat Keluar Rumah

Redaksi Global News

Asosiasi Pelaku Usaha Pariwisata Jatim Komitmen Gunakan Energi Non Subsidi

gas