Global-News.co.id
Kesehatan Utama

HUT Ke-1 Sasana Cisayong Tasikmalaya Penuh Kebersamaan

TASIKMALAYA (Global-News.co.id) – Sasana Ling Tien Kung Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, memperingati HUT Ke-1 penuh dengan kebersamaan. Acara yang berlangsung di Lapangan Sakti Lodaya Cisayong, Minggu (19/5/2026) itu diikuti sekitar 200 anggota Ling Tien Kung.

Menurut Ketua Penyelenggara Ajang Hidayat S.Pd, perkembangan Ling Tien Kung di Cisayong cukup menggembirakan, mesti baru berusia setahun tetapi peminatnya terus bertambah. Hal ini dikarenakan melihat manfaatnya yang luar biasa. Khususnya untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan beberapa penyakit.

Acara yang diawali dengan latihan bersama (Latber) berjalan dengan tertib dan penuh persaudaraan. Mereka berkumpul tidak hanya untuk Latber, tetapi juga untuk terus menjalin silaturrahim. Mereka itu merupakan anggota masyarakat yang merasakan manfaatnya setelah berlatih Ling Tien Kung.

“Betapa tidak, untuk menjaga dan menyembuhkan penyakit tidak diperlukan obat, alat dan dana. Cukup berlatih dengan semangat serta konsisten mengikuti gerakan-gerakan yang diperagakan instruktur, penyakit yang diderita bisa sembuh,” ujar Ajang Hidayat bersemangat.

Dalam perkembangan, terapi Ling Tien Kung ini terus menular ke berbagai desa di sekitar Cisayong. Diantaranya desa Cantigi, Sukajadi dan Babakan.

Acara ulang tahun ini juga turut dihadiri aparat dari Kecamatan dan Desa Cisayong Juga turut hadir tokoh masyarakat Cisayong yang berdomisili di Surabaya, yakni H. Soehardjo yang meski sudah termasuk lansia tetapi masih tampil bak anak muda yang penuh semangat, sehingga bisa memotifasi para lansia seangkatannya.

Pada Acara tersebut juga disediakan doirprize cukup menarik, sehingga para peserta mampu bertahan sampai selesai sambil menunggu keberuntungan, barangkali nomornya keluar mendapat hadiah

Testimoni

Pada kesempatan tersebut dipersilahkan beberapa perserta untuk tampil menyampaikan testimoni apa yg mereka rasakan manfaat dari terapi Ling Tien Kung.

Elly seorang guru SMP yang sebulan lagi pensiun, manyampaikan, sebelumnya ia menderita ambien cukup akut, tetapi setelah beberapa kali ikut terapi, kini penyakitnya tidak pernah kambuh lagi. Bahkan sembuh secara total.

Lain lagi dengan Suparman mantan Danramil di daerah Pangandaran, sebelum aktif mengikuti latihan Ling Tien Kung, dirinya tersiksa karena sakit pinggang. “Alhamdulillah, setelah saya mengikuti terapi ini, sekarang pinggal saya terasa normal. Tidak pernah nyeri lagi”, ungkapnya sambil mengacungkan jempolnya. (SBT)

baca juga :

Erupsi Semeru, 118 Unit Huntara di Sumbermujur Lumajang Rampung

Redaksi Global News

Dukung Pemulihan Ekonomi, SKK Migas Sesuaikan Harga Gas Bumi

Redaksi Global News

Bola Voli Proliga 2023: Kompetisi Diikuti 13 Tim Putra-Putri

Redaksi Global News