Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Metro Raya Utama

Driver Ojol Unjuk Rasa, Minta Dishub Tindak Aplikator Nakal

Ribuan Ojek Online (Ojol) Kota Surabaya, Kamis (24/3) siang, melakukan aksi unjuk rasa

SURABAYA (global-news.co.id) –  Ribuan Ojek Online (Ojol) Kota Surabaya, Kamis (24/3) siang, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. Driver ojol ini menuntut kenaikan tarif yang dinilai sangat merugikan driver.

Selain melakukan aksi serta orasi di depan Dishub Jatim, mereka juga melakukan sweeping kepada driver ojol yang masih mengangkut penumpang.

Driver ojol yang mengangkut penumpang dihentikan dan diminta untuk berjuang bersama-sama untuk kenaikan tarif. Beberapa penumpang yang kebingungan pun turun dan berharap bisa diantar hingga ke tempat tujuan.

Setelah diberikan pengertian oleh petugas kepolisian yang saat itu berjaga jalannya aksi para ojol, penumpang tersebut akhirnya tetap diantarkan. Namun driver ojol yang mengantar tidak dibolehkan menggunakan atribut ojol seperti jaket.

Daniel Lukas Rorong, selaku koordinator menyebutkan, tarif saat ini dinilai terlalu murah di saat kebutuhan bahan pokok naik.

Driver ojol meminta Dishub menindak aplikator yang dinilai merugikan para driver

“Kecuali itu juga meminta evaluasi biaya tambahan yang diberlakukan oleh pihak aplikator. Selain itu juga meminta tarif bersih tidak ada potongan,” jelas dia.

Para pengunjuk rasa ini pun akhirnya diminta untuk masuk ke dalam untuk ditemui oleh perwakilan dari Dishub Jatim.

Sementara dalam aksi mereka, para driver ojol ini juga meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk memenuhi tuntutan para driver ojol. Serta menindak aplikator yang dinilai merugikan para driver.

Dampak terjadinya aksi unjuk rasa para ribuan driver ojek online ini, arus lalu lintas di sepanjang Jl Ahmad Yani Surabaya mengalami kemacetan panjang. (pur)

baca juga :

Dorong Geliat Aktivitas Ekonomi di Jawa Timur, Bank Jatim Salurkan KUR dalam Kegiatan K-UKM Expo 2024

gas

Persebaya Festival TGX, Lebih Dekat dengan Fans dan Talenta Muda Berbakat

Redaksi Global News

Tur Online Museum dan Surabaya Heroic Track Bakal Diikuti 300 Peserta Melalui Virtual

Redaksi Global News