
SURABAYA (Global-News.co.id) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mensupport tournament tenis meja internasional “Cheng Hoo Cup 2”. Event yang diikuti delapan negara tersebut akan digelar di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, dan berlangsung pada 4-6 September 2026.
“Saya support sepenuhnya acara ini. Saya minta jajaran Pemprov Jatim yang terkait dengan pelaksanaan ini mensupport penuh event internasional tersebut. Ini membawa nama Jawa Timur. Jadi tempat pelaksanaannya (CLS Kertajaya) harus siap benar. Harus siap menerima tamu luar negeri. Terutama yang terkait dengan kenyamanan dan kebersihan harus diperhatikan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat menerima Panitia Cheng Hoo Cup 2, Senin (6/7/2026) malam di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Menurut Gubernur, silakan panitia Cheng Hoo Cup 2 berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait dengan harapan agar pelaksanaan acara tersebut berjalan dengan baik. “Ini membawa nama Jatim. Semoga saya tidak ada acara mendadak dan penting. Paling penting, Pemprov Jatim siap mensupport sepenuhnya,” kata Gubernur.
H.A. Nurawi, Ketua Umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), sebagai penyelenggara, mengatakan, pihaknya memohon dukungan dari Pemprov Jatim untuk kesuksesan acara ini. Acara ini dikemas jauh-jauh hari agar dalam pelaksanaannya benar-benar sesuai seperti yang diharapkan.
“Kami juga akan melibatkan UMKM untuk berpartisipasi dengan menjual berbagai produknya. Terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman hingga souvenir. Dengan demikian, pelaksanaan acara ini bermanfaat bagi lainnya,” kata H.A. Nurawi.
Syiar Cheng Hoo
Sementara itu, Ketua Panitia Cheng Hoo Cup 2, Sutiono Adi Tjandra mengatakan tema gelaran tenis meja internasional ini, yakni “Surabaya International Veteran Table Tennis Championship”. Pertandingan dibagi menjadi enam kategori.
Kategori Veteran Putra umur 40 tahun – 49 tahun (1986 – 1977), Tunggal Veteran Putra umur 50 tahun – 59 tahun (1976 – 1967), Tunggal Veteran Putra umur 60 Tahun – 80 tahun (1966 – 1946), Tunggal Veteran Putri umur 45 tahun – 64 tahun (1981 – 1962), Tunggal Veteran Putri 65 tahun – 80 tahun (1961 – 1946).
Untuk Beregu dipertandingkan, Tunggal Pertama usia 40 tahun atau lebih (bebas) tidak boleh merangkap, Ganda usia 50 tahun atau lebih/usia 60 tahun atau lebih (bebas), Tunggal Kedua Usia 60 tahun atau lebih.
Sementara hadiah yang disediakan 500 dollar AS hingga 800 dollar AS. “Hingga saat ini sudah delapan negara yang menyatakan siap mengikuti tournament veteran tenis meja internasional ini. Mereka dari Australia, China, Taiwan, Hongkong, Thailand, Malaysia, Filipina dan Singapura,” kata Adi yang juga Ketua Dewan Pengawas YHMCHI itu.
Dari luar negeri, sejumlah nama pemain top di zamannya sudah menyatakan siap berlaga di turnamen ini. Juga demikian dengan jago-jago tenis meja dari dalam negeri. Sejumlah juara di zamannya juga sudah siap mengikuti turnamen ini.
“Turnamen internasional ini merupakan salah satu bentuk syiar Cheng Hoo Surabaya, Pendaftaran sudah dibuka, dan akan ditutup 27 Agustus 2026. Peminat pendaftar bisa menghubungi Siswondo Necky (081332361962), Arief Wahyu H. (08123197827) dan Purnomo (081357993737),” pungkas Adi.
Dalam audiensi dengan Gubernur Khofifah tersebut rombongan Cheng Hoo Surabaya terdiri dari H.A. Nurawi Ketua Umum YHMCHI, Sutiono Adi Tjandara Ketua Panitia Cheng Hoo Cup 2, Ustad Hasan Basri Fuk Ketua Pelaksana Harian YHMCHI, Oei Tjing Yen Sekretaris YHMCHI, Ustad Haryono Ong Ketua Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya dan Nicky Siswondo Pelaksana Cheng Hoo Cup 2. (H. Erfandi Putra)

