Global-News.co.id
Mancanegara Utama

Amirul Haj Muhadjir Effendy Blusukan Temui Jamaah Haji Indonesia

MAKKAH (Global-News.co.id) – Amirul Haj Prof Dr Muhadjir Effendy MAp mendadak blusukan ke pemukiman jamaah haji Indonesia, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menemui jamaah selain untuk silaturahmi, juga untuk melihat secara langsung kondisi jamaah dan mencek persiapan puncak haji di Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina), 26-30 Mei 2026).

Wartawan senior Anwar Hudijono yang sedang menunaikan ibadah haji ketika dihubungi mengatakan di antara yang dikunjungi Penasehat Khusus Presiden untuk Urusan Haji ini adalah jamaah di Hotel Rehab Almahaba (307) Sektor 3 daerah Syisyah, sekitar 8 km dari Masjid Haram yang ditempati jamaah dari Jawa Timur.

Meski kunjungan mendadak, kedatangan Muhadjir mendapat sambutan hangat dari jamaah. Mereka berebut minta foto.

Mantan Mendikbud dan Menko PMK era Presiden Jokowi ini meminta jamaah agar fokus mempersiapkan diri untuk Armuzna, khususnya wukuf di Arafah. Karena wukuf itu rukun haji yang tidak bisa diwakilkan.

“Jaga kesehatan. Jangan memaksakan diri ke Masjid Haram. Karena kondisinya saat ini sudah sangat padat. Shalat di hotel tidak masalah karena ini juga wilayah haram,” kata Muhadjir.

Bukan hanya sangat padat. Saat ini cuaca juga sangat panas. Pada siang hari bisa mencapai 48 derajat celcius. Batuk mulai menghinggapi jamaah. Setiap kerumunan terdengar seperti ada lomba keras- kerasan batuk.

Muhadjir berpesan agar saat wukuf jamaah membawa makanan seperti kurma. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi kendala distribusi makanan dari syarikah.

“Kalau terjadi keterlambatan distribusi makanan pemerintah pun tidak bisa berbuat banyak karena itu otoritas syarikah,” katanya.

Menjawab pertanyaan Ketua Rombongan 5 Kloter 54 Surabaya Muhammad Sufyan tentang kampung haji, Muhadjir menjelaskan proses pembebasan tanah masih berlangsung. Kini sudah lebih 50 hektar berhasil dibebaskan. Mudah-mudahan musim haji tahun depan sudah terwujud.

Kampung haji adalah postofolio Presiden Prabowo. Pengadaan kampung haji untuk memberi pelayanan lebih baik bagi jamaah haji Indonesia yang jumlahnya tiap tahun meningkat. Demikian pula jumlah jamaah umrahnya.

Muhadjir berharap pelayanan haji tahun ini lebih baik setelah lahir Kemenhaj. “Karena ditangani kementerian sendiri saya berharap lebih baik. Dulu kan ditangani Kemenag yang diurus itu banyak,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 4 periode ini.

Jamaah haji menurut rencana akan bergerak ke Arafah mulai 24 atau 25 Mei. Ada dua pola. Kebanyakan akan langsung menuju Arafah. Pola kedua yang sesuai sunah Nabi, dari Mekah menuju Mina dan bermalam (mabit) untuk keesokan harinya lanjut ke Arafah. Pola ini antara lain dilakuka jamaah KBIHU Al Multazam Sidoarjo.

Selama sehari tanggal 9 Dzulhijah Jamaah tinggal di Arafah. Salah satu kegiatannya mengikuti Khutbah Wukuf yang akan disampaikan Muhadjir.

Pada malam harinya jamaah akan meninggalkan Arafah menuku Muzdalifah. Selanjutnya pagi harinya akan bergerak menuju Mina untuk melakukan lempar Jumrah Aqabah.

Setelah tahalul ( potong rambut) jamaah tinggal di perkemahan Mina.

Ada dua opsi mabit di Mina. Ada yang pilih selama 2 hari atau disebut navar awal. Ada yang navar tsani atau 3 hari. “Kami ikut navar tsani karena sunah Nabi, “kata Sufyan. (war)

baca juga :

Sebanyak 152 Instruktur Ling Tien Kung Angkatan XXIX Diwisuda

gas

Tekan Penyebaran Virus COVID-19, Komisi E DPRD Jatim Desak Pemerintah Terapkan Lockdown

Redaksi Global News

Khofifah: NU Harus Tetap Jadi Mobil Plat Hitam

Redaksi Global News