Global-News.co.id
Mataraman Utama Webtorial

DKPP Kab. Madiun Gelar Fasilitasi Kemitraan Usaha Peternak Ayam

Kepala DKPP Kab. Madiun, Paryoto saat memberikan wawasan kepada peternak ayam.
Kepala DKPP Kab. Madiun, Paryoto saat memberikan wawasan kepada peternak ayam.

MADIUN (Global-News.co.id) – Sebanyak 40 peternak ayam mengikuti acara fasilitasi kemitraan usaha peternak ayam yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun yang bertempat di Aula DKPP pada hari Kamis (21/5/2026).

Kepala DKPP, Paryoto, menjelaskan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi kepada peternak ayam terkait kerjasama dengan pihak lain (mitra). Selain menambah wawasan, juga peserta diharapkan memahami ketentuan-ketentuan aturan dalam suatu kerjasama. Sehingga tidak ada yang dirugikan.

” Fasilitasi untuk memberikan wawasan kepada peternak ayam dalam hal bermitra. Karena kalau usaha mandiri modalnya cukup besar. Sehingga perlu adanya fasilitasi antara peternak dengan perusahaan mitra dalam kerjasama,” jelas Paryoto.

Menurutnya, kebutuhan akan daging ayam (protein hewani) di Kabupaten Madiun masih kurang. Sehingga potensi pengembangan ( penambahan ) ternak ayam masih sangat terbuka luas. Selain itu pemilik kandang yang bermitra juga masih minim, hanya sekitar 80 orang.

“Sesuai data kami (DKPP) di Kabupaten Madiun masih ada 900.000 ekor, belum genap saju juta. Padahal kebutuhan daging ayam untuk Kabupaten Madiun sekitar 13 hingga 14 ribu ton per tahun. Artinya kebutuhan daging ayam masih kurang.” ujarnya.

Dia menegaskan kepada semua peternak, apabila bermitra agar memperhatikan klausul-klausul dalam perjanjiannya. Sehingga kedepannya terjamin kepastian kerjasamanya dan tidak ada yang merasa dirugikan.

“Manfaatkan mitra dengan baik dan patuhi komitmen yang sudah disepakati bersama. Jangan sampai terjadi permasalahan kedepannya.” tegasnya.

Para peternak ayam saat mengikuti acara di aula DKPP Kab. Madiun.

Selain bermitra dengan perusahaan ayan, dia juga menghimbau untuk menjalin kemitraan dengan pihak perbankan. Mengingat modal usaha peternak ayam sangat besar.

” Usaha ternak ini adalah bisnis, saya himbau kerjasama dengan perbankan. Karena biayanya besar.” lanjutnya menghimbau.

Dia berharap dengan adanya kegiatan fasilitasi ini, peternak ayam semakin banyak dan berkembang. Dengan demikian kebutuhan daging ayam di Kabupaten Madiun akan terpenuhi. Apalagi dengan adanya program makan bergizi gratis (MBG), tentu akan menambah kuantitas jumlah daging ayam.

” Ini peluang baik bagi panjenengan untuk mengembangkan usaha ternak ayam. Saya berharap kebutuhan daging ayam di Kabupaten Madiun akan terpenuhi,” harapan Kepala DKPP tersebut.

Dia berpesan kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan baik dan seksama.

” Ini kesempatan baik. Tanyakan kepada mitra hal hal yang belum dimengerti terkait kerjasamanya. Bagaimana aturan mainnya, hak kewajiban dan harganya,” pungkasnya. (her/adv)

 

baca juga :

Sukseskan Pilkada Sidoarjo 2024, KPU Sidoarjo Gelar Media Gathering

gas

Sukses Kembangkan Layanan Digital Perbankan, Portal API BNI Raih Penghargaan DevPortal Awards 2023

Redaksi Global News

Pemprov Jatim dan Pangkogabwilhan II Siapkan Aplikasi Sistem Rujukan Satu Pintu untuk Percepatan Penanganan Pasien COVID-19

Redaksi Global News