Global-News.co.id
Opini Utama

Indonesia – Tiongkok Diwaspadai Amerika


‎Oleh
M.Rohanudin
(Praktisi Penyiaran)

KEHADIRAN Presiden Prabowo Subianto pada parade militer Tiongkok,  dalam rangka 80 tahun kemenangan negeri itu (3/09/2025) mendapat sorotan internasional.

‎Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh presiden Rusia Vladimir Putin,
‎Presiden China Xi Jinping pemimpin Korea Utara Kim Jong Un “berkonspirasi melawan Amerika Serikat”.

‎Pada foto bersama itu Presiden Prabowo saling bersebelahan dengan tiga pimpinan negara yang hadir pada upacara militer di China itu.

‎Meski tidak disebut secara gamblang tapi public internasional sudah dapat mengartikan kemesraan Indonesia-Tiongkok mulai diwaspadai Amerika Serikat.

‎Kunjungan Prabowo ke China sekaligus melakukan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Suatu pertemuan diplomatik dengan komitmen “memperdalam kemitraan strategis di berbagai sektor”

‎Dalam kesempatan pertemuan dua kepala negara itu dibahas tentang rencana pembelian Jet tempur J – 10 buatan China dan proyek Giant Sea Wall sepanjang pantai utara Jawa.

‎Kemungkian besar Prabowo juga membicarakan kerjasama keamanan di laut China selatan  yang terus menjadi sengketa.

‎Beberapa kekayaan laut China Selatan yang menjadi rebutan adalah cadangan minyak mentah yang belum dieksplorasi diperkirakan mencapai 11 miliar barel dan  cadangan gas alam mencapai 190 triliun kaki kubik.


‎Pasar modal tetap wait and see

‎Isue – isue global terkait Indonesia turut mempengaruhi pergerakan IDR.

‎Pertemuan kepala – kepala negara tersebut merupakan faktor fundamental external.

‎Pun juga konstalasi faktor fundamental domestik seperti terjadinya demontrasi sepekan kemaren membuat pasar modal wait and see.

‎Tekanan domestik masih dipengaruhi protes kelas menengah dan risiko fiskal, termasuk peringatan Fitch Ratings.

‎Sebagaimana dikutip Reuters, Fitch Ratings memperingatkan bahwa kerusuhan demontrasi bisa menekan profil kredit Indonesia di mata internasional.

‎Meski protes mereda dampaknya tetap bergema. Artinya bahwa internasional public trust terhadap stabilitas investasi di Indonesia dapat berkurang.

‎Sementara itu rupiah konsolidasi dikisaran Rp. 16.450 – Rp. 16.500 / USD.


‎Situasi di Jakarta

‎Jakarta mulai pulih. Kepanikan pun mulai reda.  Seperti biasa, kemacetan menyumbat ruas – ruas jalan dan waktu.

‎Aktivitas Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI sudah bisa dilakukan. Beberapa kerusakan akibat demo juga sudah rapi kembali.

‎Beberapa pos Polisi yang di bakar satu per satu dibangkitkan, walau tidak semuanya karena masih ada yang di balut dengan kain putih.

‎Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk merenovasi berbagai fasilitas publik yang rusak akibat demo di sejumlah wilayah Indonesia hampir mencapai Rp 900 miliar.

‎Waktu perbaikannya membutuhkan sekitar enam bulan. (*)















































































baca juga :

Nayla Badrut Tamam : ‘’Perempuan Ujung Tombak Turunkan Stunting’’

gas

Sidang Isbat Menetapkan Puasa Ramadhan 2025 Mulai Sabtu 1 Maret

gas

Jero Wacik Divonis Empat Tahun Penjara

Redaksi Global News