Global-News.co.id
Sport Utama

Jelang Bertolak ke PON XX Papua, Loncat Indah Jatim Gelar Simulasi Terakhir

Jawa Timur siap tampil all out di cabor loncat indah PON XX

SURABAYA (global-news.co.id) – Cabang olahraga (cabor) loncat Indah Jatim masih terus giat berlatih. Mereka melakukan simulasi terakhir selama dua hari, Minggu-Senin (26-27/09).

Simulasi tersebut merupakan yang ketujuh dan itu sesuai seperti pertandingan resmi PON XX Papua karena ditonton tim monitoring KONI Jatim dan beberapa Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim yang berlangsung di Kolam Renang Graha Residen Surabaya.

Pelatih Kepala Loncat Indah Jatim, Ronaldy Herbintoro, mengatakan, simulasi ini untuk melihat kemampuan terakhir atlet selama berlatih 4 tahun dan sekaligus memberikan koreksi terkait hal yang harus diperhatikan.

“Juga menentukan atlet turun di nomor apa dan target yang diraih di nomor apa, dan tim pelatih juga langsung memberikan nilai bagi atlet yang melakukan loncatan,” kata Ronaldy.

Dari hasil simulasi ini para atlet loncat indah Jatim, hasilnya cukup bagus dan ada peningkatan. Ini juga mengasah mental para atlet karena disaksikan penonton. Selama kondisi pandemi hampir dua tahun ini praktis tidak ada kejuaraan yang bisa diikuti para atlet loncat indah Jatim. “Kondisi ini sangat mempengaruhi mental bertanding mereka,” lanjutnya.

Ia juga mengakui, pada simulasi yang ketujuh ini, teknik dan mental tanding para atlet cukup bagus dan hanya sedikit yang harus diperbaiki. “Evaluasi simulasi pertama hingga ketujuh sudah banyak kemajuan dan berharap masing-masing atlet dapat mengevaluasi dirinya sendiri, termasuk mental tanding dan mental juara setiap atlet harus tumbuh dari sekarang,” kata pria yang juga ASN Dispora Jatim itu.

”Kami akan meraih prestasi maksimal dan mempersembahkan prestasi yang terbaik bagi kontingen PON XX Jatim, sesuai target yang dibebankan KONI Jatim terhadap cabor loncat indah,” tutur Ronaldy.

Atlet loncat indah Jatim yang disiapkan ke PON XX Papua sebanyak 5 atlet (2 putra dan 3 putri). Mereka adalah Aldinsyah Putra Rafi dan M. Nasrullah (putra), sedangkan atlet putri Della Dinarsari Harimurti, Linar Betiliana dan Gladies Lariesa Garina. Sedangkan pelatih Ronaldy Herbintoro dan Ahmad Subekti serta mekanik Luthfi Niko Abdillah. (jnr, ins)

baca juga :

Pemkot Surabaya Dukung DJP Beri Pelatihan BDS untuk UMKM Surabaya

Redaksi Global News

Mulai Februari 2024, Walikota Eri Sebut Skema Bayar Parkir Pakai QRIS

Redaksi Global News

Bukan di Atas Saluran, Bangunan di Gebang Putih Berdiri di Lahan Milik Swasta

Redaksi Global News