Global-News.co.id
Metro Raya Pendidikan Utama

Sediakan Ruang Curhat bagi Anak, Dispendik Surabaya Siapkan Klinik Sahabat

Untuk menampung curhat anak di sekolah, Dispendik Surabaya siapkan Klinik Sahabat

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya tengah menyiapkan Klinik Sahabat di seluruh SD dan SMP Negeri maupun Swasta se-Surabaya. Klinik Sahabat merupakan ruang untuk bercerita atau curhat antara anak-anak, serta tenaga pendidik.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh menyampaikan, Klinik Sahabat akan dibuka mulai tahun ajaran baru 2023/2024. Saat ini, Dispendik Surabaya telah bertemu dengan perwakilan Organisasi Pelajar Surabaya (Orpres), Forum Anak Surabaya (FAS), Duta Trantibum, serta Pangeran dan Putri Lingkungan untuk merumuskan keinginan dan kebutuhan anak-anak di Kota Pahlawan.

“Kami telah menggelar pertemuan dengan Orpres, FAS, Duta Trantibum, serta Pangeran dan Putri Lingkungan. Nantinya tidak hanya difasilitasi oleh Dispendik, melainkan juga ada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB). Jadi sekolah memiliki motivator untuk anak, membuat mereka merasa aman dan nyaman bercerita kepada sesama teman sebayanya maupun guru yang ada di sekolah,” kata Yusuf, Kamis (25/5/2023).

Ia menjelaskan, Klinik Sahabat merupakan salah satu ruang terbuka untuk anak-anak dalam mencurahkan keinginannya, serta keluh kesahnya. “Di sana ada teman-teman Duta Trantibum, FAS, OSIS, Orpres, PMR (Palang Merah Remaja), serta Pangeran dan Putri Lingkungan yang siap memfasilitasi curhatan anak-anak. Tentunya yang menjadi penanggung jawab adalah Guru BK (Bimbingan Konseling) yang ada di sekolah,” kata dia.

Yusuf juga mengaku, Pemkot Surabaya tengah memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental anak-anak di Kota Pahlawan. Ia mencontohkan, langkah tersebut dimulai dari etika penggunaan media sosial. Termasuk pemberian pembekalan materi dalam bidang hukum dengan menggandeng Polrestabes Surabaya.

“Kita bertemu anak-anak dan memberikan pendampingan psikologi. Ada relawan yang mau ikut, seperti dari  RS Menur ikut mendampingi. Karenanya, saya berharap akan muncul pembiasaan (perilaku) positif dan bijak dalam menggunakan media sosial,” ungkapnya.

Dispendik Surabaya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh SD dan SMP baik Negeri maupun Swasta di Kota Surabaya dalam penyiapan Klinik Sahabat. “Ini kami sedang persiapan, saya juga terus koordinasi karena model dan bentuknya menyesuaikan setiap sekolah,” tuturnya. (pur)

baca juga :

Risma Sebut Pernyataan 70% Warga Surabaya Tak Bermasker Tak Tepat

Redaksi Global News

Kecelakaan Bus vs Truk di Tol Dupak Surabaya, 2 Orang Tewas

Ikut Salat Gerhana, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Gerhana Momen Edukasi Ilmu Astronomi

Redaksi Global News