Global-News.co.id
Sport Utama

Tragedi Kanjuruhan: Enam Klub Liga 1 Keluarkan Sikap

Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep dorong PSSI gelar KLB buntut Tragedi Kanjuruhan. (foto: cnn)

JAKARTA (global-news.co.id) – Enam klub Liga 1 2022/2023 sudah mengambil sikap terkait transformasi sepakbola Indonesia sebagai buntut Tragedi Kanjuruhan dan berikut lima klub yang sudah mengeluarkan sikap.

Sejauh ini ada lima klub yang terang-terangan menyatakan sikap mereka terkait masa depan sepakbola Indonesia setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.

Beberapa di antaranya menuntut PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mengganti pengurus federasi sepakbola Indonesia. Selain itu ada pula klub yang tidak menuntut KLB, tapi meminta agar transformasi sepakbola Indonesia dipercepat.

Daftar enam klub Liga 1 yang sudah mengeluarkan sikap buntut Tragedi Kanjuruhan:

1. Persis Solo

Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep mendorong PSSI untuk menggelar KLB buntut Tragedi Kanjuruhan. Ia sedang berusaha menggalang dukungan dari beberapa klub sepakbola nasional.

Sikap dari bos Persis Solo tersebut disampaikan usai pertemuan dengan mantan presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda.

Putra Presiden RI Joko Widodo itu menyebut pihaknya sedang menyusun draft surat untuk dikirim ke PSSI.

Selain Persebaya, Kaesang mengklaim sudah berdiskusi dengan beberapa klub Liga 1 lain seperti Bali United, Rans Nusantara, dan Barito Putera.

2. Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya juga sudah mengambil sikap untuk meminta PSSI menggelar KLB. Itu disampaikan saat perwakilan klub bertemu dengan pihak Persis Solo, Senin (24/10).

Dalam pertemuan itu kedua pihak sepakat agar PSSI segera menggelar KLB buntut Tragedi Kanjuruhan dan Tragedi Gelora Bandung Lautan Api.

Selain itu, Persebaya meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membicarakan nasib kompetisi.

3. Persija Jakarta

Persija Jakarta pun sudah menyatakan sikap pada Senin (24/10) malam. Sikap itu disampaikan melalui akun media sosial resmi Persija.

Macan Kemayoran meminta sepakbola Indonesia ditransformasi. Juara Liga 1 2018 itu meminta investigasi dan pengusutan tuntas terhadap Tragedi Kanjuruhan.

Persija ikut membuat pernyataan sikap usai Tragedi Kanjuruhan. (foto: Antara)
Baca artikel CNN Indonesia “Daftar 6 Klub Liga 1 yang Keluarkan Sikap Buntut Tragedi Kanjuruhan” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20221025135239-142-865102/daftar-6-klub-liga-1-yang-keluarkan-sikap-buntut-tragedi-kanjuruhan/2.
Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Persija sejauh ini tidak meminta PSSI menggelar KLB. Selain transformasi sepakbola, Persija berharap kompetisi sepakbola nasional kembali bergulir.

4. PSIS Semarang

PSIS Semarang juga sudah mengambil sikap resmi buntut Tragedi Kanjuruhan pada Selasa (25/10) melalui situs resmi klub.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menghormati sikap klub yang meminta KLB. Namun ia juga mengingatkan bahwa KLB hanya bisa digelar jika 50 persen voters setuju.

Yoyok yang juga menjabat sebagai Exco PSSI itu mendorong PT LIB melakukan RUPS untuk membicarakan nasib Liga 1 2022/2023.

5. Arema FC

Arema FC akhirnya mengeluarkan sikap resmi buntut Tragedi Kanjuruhan. Hal itu disampaikan oleh Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana di akun media sosial resmi klub.

Gilang meminta investigasi menyeluruh terhadap insiden yang menimpa suporter klub mereka sendiri. Itu dilakukan agar para korban dan keluarga mendapat keadilan.

Arema FC juga meminta transformasi sepakbola Indonesia. Tetapi Arema sejauh ini tidak meminta PSSI menggelar KLB.

6. PSS Sleman

PSS termasuk klub yang sejak awal berani mengeluarkan pernyataan sikap usai Tragedi Kanjuruhan. Dalam pernyataan sikap pada 11 Oktober, PSS mendukung investigasi TGIPF dan mencari penanggung jawab dari Tragedi Kanjuruhan.

Poin lain yang ditekankan PSS adalah mendukung saran FIFA agar Liga Indonesia mengubah jam kickoff jari sore hari dengan menghapus jam pertandingan malam. Super Elang Jawa juga ingin stakeholder sepakbola melakukan reformasi dan evaluasi sistem serta regulasi dalam kompetisi. (cnn, ins)

 

baca juga :

Inggris Mengaku Menghadapi Titik Kritis Pandemi Covid-19

Redaksi Global News

Hari Pertama Wisuda, Rektor Unair Tekankan Sikap Terus Belajar

Redaksi Global News

Hari Sumpah Pemuda, Risma: Saatnya Kita Survive

Redaksi Global News