Global-News.co.id
Madura Utama

Tak Tergoyahkan, Palengaan Kembali Juara Umum MTQ XXX Pamekasan

PAMEKASAN (global-news.co.id) –Kecamatan Palengaan tak tergoyahkan. Dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXX Kabupaten Pamekasan, kafilah asal Kecamatan Palengaan kembali meraih juara umum atau peringkat pertama perolehan medali.
Kegiatan dua tahunan ini digelar mulai Minggu (11/9/22) ditutup oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Selasa (13/9/22) malam di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati. Selain dihadiri Bupati Baddrut Tamam dan Wakilnya Dr Ir RB Fattah Jasin MS, juga hadir  peraih juara MTQ, Forkopimda dan pimpinan OPD terkait.
Kafilah asal Kecamatan Palengaan meraih nilai tertinggi 47. Peringkat kedua dengan nilai 20 diraih kafilah Kecamatan Pademawu dan peringkat ke 3 dengan nilai 15 diraih oleh kafilah asal Kecamatan Pegantenan. Dalam MTQ ke XXX kali ini ada 124 peraih juara dari  7 macam jenis lomba yang ditampilkan. Tiap cabang lomba diambil jura  1, 2 dan 3 putra putri.
Drs Mohamamd Munir  MPdI salah seorang anggota dewan hakim MTQ ke XXX Pamekasan mengatakan, Kecamatan Pelengaan memang selama ini masih terlalu kuat untuk digeser sebagai juara umum MTQ di Pamekasan. Selama event ini digelar di Pamekasan, Palengaan selalu meraih sebagai juara umum.
“Pantas karena utusan utusan terbaik berasal dari Kecamatan Palengaan. Di kecamatan ini ada sejumlah podok pesanten besar yang menurunkan pesertanya dalam MTQ ini, antara lain Pesantren Mambaul Ulum Bata Batata, Pesantren Banyu Anyar Barat dan Pesantren Al Hamidi Banyuanyar Timur dan Pesantren Miftahul Ulum Penyeppen,” ungkap Munir.
Para juara dalam MTQ ini, kata Munir, nanti akan dibina lagi secara maksimal. Lalu dipilih satu orang terbaik putra putri tiap cabang lomba untuk dikirim menjadi utusan Pamekasan dalam MTQ tingkat Propinsi ke XXX yang akan digelar di Kota Pasuruan tahunn 2023 mendatang.
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan gelaran MTQ ini bertujuan bukan semata mata untuk raih medali dan hadiah, namun untuk ciptakan generasi unggul yang qurani. Generasi ini, kata dia,  ciri cirinya adalah memiliki iman dan akhlakul karimah, cintai Indonesia.
“Jika karena MTQ terus cinta Alquran setelah itu punya akhlak yang baik dan cita Indonesia, baru kemudian  ditambah lagi SDM yang bagus. Karenanya pemerintah juga komitmen siapkan beasiswa diantaranya beasiswa santri, kedokteran, termasuk  beasiswa bagi aparat sipil dalam rangka siapkan generasi unggul,” ungkapnya.
Selain beriman, akhlak dan cinta Indonesia, lanjut Baddrut Tamam, ciri generasi unggul berikutnya adalah generasi yang komitmen kolaborasi dan inovasi. Dia yakin bahwa Alquran adalah fondasi untuk ciptakan semangat kesetiakawanan, komitmen kolaborasi dan inovasi.
“Komitmen itulah yang terus didorong dan sebagian caranya adalah dengan MTQ tiap dua tahun sekali. Karenanya kami ucapkan selamat dan sukses. Semoga iman akhlak dan kesetiakawanan kebangsaan kita semakin bagus. Dan gotongroyong semakin baik dan harmoni. Dengan begitu insya Allah Pamekasan hebat akan terwujud,” paparnya.
Bupati bersama Wabup dan anggota Forkopimda menyerahkan trofi dan hadiah kepada para peraih juara. Bupati Baddrut Tamam lalu kemudian mengakhiri sambutannya dalam acara penutupan tersebut,  bersama dengan semua undangan yang hadir membaca doa khatmil Alquran yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh para undangan.  (mas)
Keterangan Foto:
Bupari serahkan tropy juara umum MTQ XXX pada Camat Palengaan Eko Khuzaimi. 

baca juga :

PBNU dan KAMMI Tolak Aturan soal Investasi Miras

gas

Ini Penyebab Pasien COVID-19 Kehilangan Indra Perasa

Redaksi Global News

Bupati Baddrut Tamam : Pelaksanaan Pembangunan DBHCHT Harus Transparan

gas