Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Metro Raya Utama

Sediakan Tujuh Wahana, Eco Wisata Romokalisari Dibuka Medio September

Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan pengecekan di lokasi dan mencoba salah satu wahana ATV, Rabu (31/8/2022).

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengembangkan potensi pariwisata di Kota Pahlawan, Jawa Timur. Salah satunya dengan cara menyediakan tujuh wahana di Eco Wisata Romokalisari.

“Jadi dalam satu lokasi wisata ada tujuh wahana. Rencananya Insya Allah pertengahan September 2022 mulai dibuka,” kata Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan pengecekan di lokasi, Rabu (31/8/2022).

Pada kesempatan tersebut, Eri mencoba berbagai wahana yang tengah disiapkan mulai dari wahana tunggang kuda, wahana ATV, perahu kano yang menyusuri danau Mangrove Romokalisari, sepeda air, tunggang kuda, jet ski, kapal wisata hingga Sentra Wisata Kuliner (SWK).

Menurut dia, sudah ada beberapa persiapan yang sudah berjalan, tetapi memang ada yang dikoreksi terutama untuk jalur wahana ATV. “Insya Allah, kami perkirakan pada medio September 2022 sudah dibuka dengan jalur ATV yang pas,” kata Eri.

Tidak hanya koreksi pada sirkuit wahana ATV, lanjut dia, pihaknya juga tengah melakukan perbaikan pada jalur wahana perahu kano, sebab pengoperasiannya tergantung pada pasang dan surutnya air.

“Saya minta dibuatkan pintu air, agar bisa mengatur debit air untuk wahana ini sehingga operasional untuk perahu kano ini bisa mulai pukul 06.00 WIB,” kata dia.

Sebab, menurut dia, jika tidak dibuat pintu air maka jam pengoperasian wahana perahu kano baru bisa dinikmati pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB.

Penataan selanjutnya adalah pada tunggang kuda, antara lain dengan melakukan pembetulan pada pelana, hingga kesiapan para petugas mengarahkan wisatawan atau pengunjung yang ingin menikmati wahana tersebut. (pur)

baca juga :

WNA di Malaysia Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Titis Global News

MK: SMA-SMK Tetap Dikelola Provinsi

Karena Mengajar Islam, China Hukum Perempuan Uighur 14 Tahun Bui

Redaksi Global News