Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Ling Tien Kung Harus Punya Semangat Seperti Para Pejuang Kemerdekaan

Edy Prawoto ketika memberikan sambutan.
SIDOARJO (global-news.co.id) – Anggota Ling Tien Kung harus punya jiwa berjuang atau kebersamaan seperti yang diwarisi para pejuang kita untuk memerdekakan bangsa ini. Dengan kita punya semangat kebersamaan, maka Ling Tien Kung akan semakin kuat dan akan terus menyebar di tengah-tengah masyarakat.
Hal itu dikatakan Brigjen Pol (Pur) Drs. Edy Prawoto, SH, MHum ketika memberikan sambutan pada Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 yang digelar oleh Sasana Transmart Sidoarjo,  Sabtu (20/8/2022) pagi. “Para pendahulu kita telah mewariskan nilai-nilai semangat juang kepada kita semua. Ini yang harus kita perhatikan bersama. Kita harus benar-benar memaknai kemerdekaan ini dengan mengisi kemerdekaan sesuai kemampuan masing-masing,” kata Edy, Pembina Sasana Transmart Sidoarjo ini.
Edy yang juga Ketua Umum MPET2 (organisasi yang membawahi Ling Tien Kung) mengatakan, bagi anggota Ling Tien Kung dalam mengisi kemerdekaan ini, yakni dengan jalan terus berjuang di bidangnya. Apa itu? “Kita harus berjuang untuk menyebarkan luaskan ilmu Ling Tien Kung, sehingga masyarakat menjadi sehat. Dengan demikian para anggota Ling Tien Kung membantu negara dalam menyehatkan masyarakat,” kata Edy yang juga Rektor Universitas Bhayangkara Surabaya (Ubhara) ini.
Peserta gerak jalan sehat dengan seragam Merah Putih yang semarak.

Untuk itu, agar kita bisa mencapai tujuan seperti yang dicita-citakan guru besar kita, Lao Shi, yang mana Ling Tien Kung harus mendunia, maka diantara kita harus bersinergi. Harus bersama-sama. Harus bahu membahu dalam menyebarkan ilmu Ling Tien Kung ini.
Jalan Sehat
Sementara itu, dalam memperingati hari kemerdekaan ini, Sasana Transmart Sidoarjo dengan mengadakan upacara yang diikuti oleh sekitar 60 anggota Ling Tien Kung. Dilanjutkan dengan jalan sehat yang menempuh jarak sekitar 2,5 km.
Para peserta menggunakan baju merah putih. Meski anggota menggunakan bawahan putih dan atasan merah, tetapi mereka tak satupun yang menggunakan atribut seragam Ling Tien Kung.
Para juara berpose bersama pembina.
“Kami tidak pernah mencampuradukkan seragam Ling Tien Kung. Bagi kami seragam Ling Tien Kung dapat dikata sakral. Tidak seenak memakainya. Apalagi mencampuradukkan. Kita menggunakan baju merah putih semata-mata menghormati kemerdekaan kita,” lanjut Edy.
Dalam lomba jalan sehat ini terpilih 6 peserta favorit. Keluar sebagai juara untuk kategori putri, pertama, Ibu Maknunah, kedua Ibu Tumianik, ketiga Ibu Khumani’ah.
Untuk ketegori putra, juara satu Bapak Gatot Budiono, kedua Bapak Mohammad Cholid, ketiga Bapak Djoko. Sedangkan kategori berbusana terbaik juaranya, yakni Ibu Hermin dan Bapak Achmad Farid.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syamsul Hidayat. Dilanjut dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. “Saya mengapresiasi acara ini. Kemasannya bagus. Kami bahagia,” kata Gatot, salah seorang anggota Ling Tien Kung, Sasana Transmart Sidoarjo. (Erfandi Putra)

baca juga :

Surabaya Raya Tak Perpanjang PSBB, Siap Terapkan New Normal

Redaksi Global News

Erupsi Semeru, Gubernur Khofifah Ngantor di Lumajang Kawal Penanganan Bencana

Redaksi Global News

PPDB SMP, Dispendik Surabaya Siapkan 590 Rombel