Global-News.co.id
Madura Utama

Capai 4.652 Orang, Beasiswa Santri Berdampak Perbaiki Ekonomi Pesantren

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pemkab Pamekasan memastikan jumlah penerima beasiswa santri anggaran 2022 sebanyak 1.000 orang. Dengan demikian jumlah penerima sejak program ini digelar mulai tahun 2020 lalu, mencapai 4.652 orang. Kini siswa penerima beasiswa itu mulai masuk kelas terakhir yakni kelas 3 SLTP.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Pamekasan Drs Abrari Rois, mengatakan. sampai saat ini tahapan terakhir pelaksanaan sudah sampai pada tahapan survey untuk menentukan jumlah penerima beasiswa tersebut. Survey didasarkan pada siswa baru yang telah mulai masuk sekolah sesuai dengan kalender akademik.

“Jadi di bulan Juli sudah bisa dikatakan bahwa masing masing lembaga pesantren mitra sudah dapat murid dan sudah kami lakukan survey di lapangan dan sekarang tahap akhir pengumpulan data lengkapnya tiap lembaga,” tutur Abrari, Senin (1/8/2022).

Dalam melaksanaan program beasiswa santri ini Pemkab Pamekasan bekerjasma dengan puluhan pondok pesantren penyelenggara pendidikan. Hingga tahun 2021 lalu jumlah pondok pesantren yang terlibat dalam mitra program ini sebanyak 92. Tahun 2022 ini ada permohonan baru sebanyak 25 lembaga pesantren yang bersedia bermitra dalam program ini.

“Kalau yang awal 92 lembaga, kemudian ada usulan baru. Kemudian juga kami survey nanti kami akan buat laporan kepada Bapak Bupati. 92 pesantren yang merupakan mitra lama, kemudian ada usulan untuk pesantren yang mau bermitra lagi dengan Pemkab terkait dengan beasiswa santri ini,” ungkapnya.

Abrari menambahkan pesantren atau lembaga baru itu sudah dilakukan survei. Dalam minggu ini, kata dia, sudah dapat dilaporkan kepada Bupati Pamekasan untuk memberikan gambaran dari masing-masing pesantren yang akan mendapatkan beasiswa santri tahun 2022.

“Yang jelas kami akan buatkan klaster secara keseluruhan dengan berbagai macam gambaran sesuai dengan sikon yang ada di masing-masing pesantren. Kami sampaikan itu ke Bapak Bupati. Petunjuknya seperti apa nanti kami akan tindak lanjuti,” jelas Abrari.

Jumlah total penerima beasiswa santri sejak tahun 2022 lalu hingga kini mencapai 4.652 total. Abrari juga menegaskan dari anggaran yang tersedia pada tahun 2022 ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penerima beasiswa sebanyak 4.652 orang tersebut.

Program beasiswa santri ini diberikan sejak tahun anggaran 2020 lalu bagi siswa lulusan SD atau MI yang tidak mampu namun punya keinginan mondok dan belajar hingga tingkat SLTP. Dalam menjalankan program ini Pemkab bekerjasama dengan pondok pesantren pembina santri.

Yang menarik pondok pesantren mitra program ini harus memiliki toko, koperasi atau sejenisnya, untuk memenuhi kebutuhan alat tulis dan kebutuhan lain para santri. Harapannya program beasiswa santri itu bisa memilik efek atau dampak pemberdayaan ekonomi pesantren. (mas)

baca juga :

Gelar Kriya Dekranasda Ditargetkan Jadi Ajang Promosi Daerah

Redaksi Global News

Pejabat MA Tersangka Suap Korupsi Dermaga Labuhan Haji Lombok Timur

Redaksi Global News

KPK Minta Risma Hapus 16,7 Juta Warga di Data Penerima Bansos yang Tak Punya NIK

Redaksi Global News