Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Wisata Perahu Kalimas Surabaya, Wawali Minta Pembelian Tiket Dipermudah

Wisata perahu susuri Sungai Kalimas, Kota Surabaya.

SURABAYA (global-news.co.id) – Wakil Walikota Surabaya Armuji meminta pembelian tiket menyusuri wisata Sungai Kalimas dengan menggunakan perahu dipermudah.

“Kami berharap dinas terkait mengevaluasi sistem dan membuat alternatif lain untuk mempermudah calon pengunjung membeli tiket wisata Sungai Kalimas,” kata Wakil Walikota (Wawali) Armuji, Kamis (14/7/2022).

Menurut Armuji, Sungai Kalimas menjadi salah satu ikon Kota Surabaya yang ramai diperbincangkan masyarakat. Tidak hanya warga Surabaya, tetapi juga warga luar kota yang ingin menikmati keindahan Sungai Kalimas dengan menggunakan perahu.

Pengunjung juga dari beragam usia mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. “Harapannya bisa menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara ke depannya,” ujar Armuji.

Namun, lanjut dia, hal itu justru membuat masyarakat yang ingin berwisata di Sungai Kalimas kecewa, karena mereka tidak tahu jika saat ini tiket wisata Sungai Kalimas sudah bersistem elektronik.

Armuji mengaku telah menerima keluhan dari sejumlah warga terkait pelayanan tiket wisata Sungai Kalimas yang dilakukan secara daring.

Dia menilai pelayanan tersebut justru kurang efisien karena tidak semua orang paham akan teknologi dan memahami cara registrasi secara daring.

“Kalau mereka tidak memahami tata cara membeli tiket online (daring) terus bagaimana? Belum lagi kalau posisi telepon seluler mereka paketan data dan baterainya habis,” kata Armuji.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Objek Wisata Kota Surabaya, Rusdi Ismet, mengatakan jumlah pengunjung objek wisata Sungai Kalimas sejak 1 Juni 2022 hingga saat ini sebanyak 7.675 pengunjung. Terbanyak pada 1 Juni, yakni 2.552 pengunjung.

“Kondisinya ini sempat viral, kami cukup memaklumi. Semakin hari kami tata, khususnya manajemen tiketnya, sudah semakin baik. Kami terus sosialisasi, baik di IG, medsos, vlogger, seluruh proses pemesanan tiket melalui daring dan tidak luring atau on the spot,” ujar Rusdi.

Menanggapi ramainya pengujung dan pengunjung yang tidak bisa memesan tiket dengan menggunakan ponsel, Rusdi mengatakan untuk sementara waktu, pengunjung yang tidak punya ponsel tidak bisa naik perahu.

“Tapi ke depannya, kami akan terus mengkaji agar penumpang yang tidak memegang ponsel atau tidak punya paket data bisa kami bantu fasilitasi membeli tiket,” kata Zainul. (pur)

 

baca juga :

Gilang ‘Fetish Kain Jarik’ Ditangkap di Kapuas

Redaksi Global News

Kontra Maung Bandung, PSS Optimistis Raih Hasil Sempurna

Redaksi Global News

SEA Games Vietnam: Shin Tae-yong Keluhkan Lapangan Latihan