Global-News.co.id
Mataraman Utama

Pemkot Madiun dan Pemkab Madiun Gelar Rakor Bersama Jelang Suro 2022

MADIUN (global-news.co.id) –    Walikota Madiun dan Bupati Madiun menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda menjelang peringatan 1 suro tahun 2022 di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun pada Selasa, 26 Juli 2022.
Hadir dalam rakor tersebut, Jajaran KOREM 081 DSJ, Jajaran Polda Jatim
dan  perwakilan perguruan silat di wilayah Madiun.
Walikota Madiun, H.  Maidi mengatakan Kota Madiun sebagai satu-satunya kota di wilayah Madiun Raya telah menjadi penyangga bagi daerah sekitar. Beragam kemajuan yang telah dicapai selama ini diharapkan bisa tetap terjaga. Serta, tidak dinodai dengan satu peristiwa yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, di himbau kepada semua pihak untuk ikut serta menjaga kondusifitas wilayah. Khususnya, di Kota Madiun.
“Pendekar Kota Madiun harus jadi contoh,” katanya.
Untuk itu lanjutnya, seluruh pihak harus ikut menciptakan 1 Suro yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Baik berupa hiburan maupun peningkatan ekonomi.
” Mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif. Suro harus
 membawa kebahagiaan bagi semua,” tandasnya.
Aman Adalah Bagian Dari Visi Misi Pemkab Madiun
Hal senada juga disampaikan
Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, jika aman adalah suatu keharusan dalam suatu wilayah, pun aman sudah menjadi bagian dari visi Kabupaten Madiun. Dirinya berharap kegiatan pada bulan Muharram nantinya dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Berkaca pada kegiatan kemarin Kilau Raya yang menghadirkan ribuan orang yang berjalan aman dan lancar maka peringatan momentum ini (Suroan) harus bisa aman, aman itu wajib,” kata Bupati.
Menurutnya, sebagai suatu tradisi, peringatan Muharram tidak lepas dari kegiatan pencak silat yang ada di Madiun. Apalagi, tahun ini juga menjadi peringatan 100 tahun atau 1 abad organisasi pencak silat terbesar di dunia yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berpusat di Madiun.
“Momentum ini harus benar-benar aman. Aman itu wajib.” imbuhnya
Sementara Ketua Umum PSHT R.Moerdjoko H.W mengatakan jika peringatan satu abad akan digelar dengan berbagai kegiatan. Namun demikian, dirinya telah menginstruksikan agar seluruh warga PSHT menaati semua aturan yang sudah dibuat demi kesuksesan momentum bersejarah tersebut. Dia juga melarang untuk melakukan konvoi roda dua dan tidak mengenakan atribut organisasi di tempat umum.
“Kalau suroan kami sudah tegas, hal ini sudah kami sampaikan  kepada Forkopimda.” kata Murdjoko.
Diinformasikan, dalam peringatan tersebut akan di gelar  beberapa kegiatan yang telah disiapkan mulai pertandingan atlet nasional hingga internasional serta pertunjukan kebudayaan yang akan berpuncak pada kenduri nasional pada 2 September 2022 mendatang. (kmf/hms/her)
Keterangan Foto:  Walikota Madiun, H. Maidi dan Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami saat Rakor Menjelang Peringatan Suro 2022.

baca juga :

Perberat Hukuman, Vatikan Siap Kriminalisasi Pelaku Pelecehan Seksual

Calon Tunggal Tetap Jalani Pemilihan dengan Kotak Kosong

nasir nasir

Demi Perbaikan Jalan, Pemkot Madiun Anggarkan Rp11,6 Miliar