Global-News.co.id
Madura Utama

Disorot FPPP, Wabup Fattah Jasin Janji Maksimalkan Program WUB

Abd Rasyid Fansori menyalami Wabup Fattah Jasin dalam Sidang DPRD Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Dr Ir RB Fattah Jasin MS menegaskan Pemkab akan menindaklanjuti saran Fraksi PPP (FPPP) untuk mamaksimalkan program Wira Usaha Baru (WUB) yang dijalankan Pemkab Pamekasan. Dia berjanji akan melihat roadmap Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tentang WUB tersebut.

Fattah Jasin mengemukakan itu kepada wartawan saat ditemui usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Pamekasan membahas tentang penyampaian pendapat fraksi-fraksi DPRD Pamekasan atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, Kamis (14/7/2022).

“Nanti kita lihat di roadmap dari RKP setiap tahunnya. Ini kan tahun terakhir jadi kalau niatnya Pak Bupati 10 ribu misalnya, ya nanti tinggal melihat dokumen yang ada di RKP, sampai dengan tahun ini berapa, maka sisanya nanti kita tuntaskan bisa selesai di akhir masa periode bupati,” ujar Fattah Jasin.

Fattah Jasin mengatakan sekalipun Raperda APBD 2021 telah disetujui Paripurna DPRD untuk menjadi Perda, namun bukan berarti tidak ada catatan. Semua catatan yang ada di pandangan akhir fraksi harus diprioritaskan menjadi pegangan di tahun 2023.

Dalam pandangan FPPP Pamekasan yang dibacakan oleh juru bicaranya, Abd Rsyid Fansori, diungkapkan bahwa dalam menjalankan program WUB Pamekasan terkesan apatis tanpa adanya sentuhan dana yang maksimal, sehingga pelaku WUB hilang arah dalam melanjutkan program prioritas bupati tersebut.

FPPP menyarankan dalam pembahasan APBD tahun 2023 masalah tersebut dibahas dan disupport anggaran dana yang cukup, agar program tersebut tercapai sesuai harapan dan keinginan masyarakat.

FPPP juga menyoroti program Desa Kawasan atau Desa Tematik. FPPP menilai program tersebut menimbulkan masalah dari penggunaan anggaran desa, karena di desa masih banyak jalan desa yang rusak. Masalah tersebut harus diatasi sehingga bisa mengurangi beban desa dalam menuntaskan pembanguan infrastuktur.

FPPP juga menyoroti soal pembangunan terminal cargo di Jalan Raya Penglegur Tlanakan yang sampai saat ini masih mangkrak.

Terkait dengan desa kawasan atau program desa tematik Wabup Fattah Jasin menegaskan bahwa program itu arahnya di tiap desa harus ada program spesifik yang diprioritaskan, misalnya pengembangan potensi batik, kuliner, pariwisata dan berbagai potensi lain yang dimiliki tiap desa.

“Saya kira sudah saatnya memperkuat desa tematik ini. Karena visi bupati mewujudkan masyarakat Pamekasan yang sejahtera merata dari bawah. Jadi akselerasi dari pertumubuhan ekonomi itu harus berangkat dari desa yang nanti akan menurunkan pengangguran, IPM naik, pertumbuhan ekonomi juga baik,” jelasnya.

Soal terminal cargo ini, Fattah Jasin mengaku dari berbagai masukan direncanakan beberapa kegiatan, misalnya akan dibuat pusat pembelanjaan oleh-oleh khas Pamekasan. Yang kedua rencananya ingin dibuat kantor Dishub untuk pengujian kendaraan. (mas)

 

baca juga :

Jelang Porprov Jatim 2022, Sirkuit Sepatu Roda di Lumajang Siap

PON XX Papua, Kesiapan Infrastruktur Jaringan Capai 96 Persen

Redaksi Global News

Jepang Tuai Kritikan, Penumpang Diamond Princess yang Negatif Corona Kini Tunjukkan Gejala

Redaksi Global News