Global-News.co.id
Madura Utama

Baddrut Tamam Lepas Calon Mahasiswa Penerima Beasiswa Kedokteran Unair

Baddrut Tamam foto bersama calon mahasiswa kedokteran Unair.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Jumat (8/7/2022) sore melepas keberangkatan calon mahasiswa peserta tes di Fakultas Kedoteran Unair Surabaya. Mereka adalah calon mahasiswa yang akan mendapat beasiswa kemitraan antara Pemkab Pamekasan dengan Unair Surabaya.

Pelepasan dilakukan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, dihadiri Sekdakab Totok Hartono, para asisten terkait Setdakab Pamekasan, Pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan dan Kabag Kesra Setdakab Pamekasan. Selain itu juga hadir para orang tua calon mahasiswa.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan Moh. Rifai mengatakan jumlah calon mahasiswa peserta yang memenuhi syarat hasil seleksi tim sebanyak 38 orang. Sesuai dengan anggaran yang tersedia, dari jumlah itu nanti Pemkab akan menetapkan untuk empat orang calon mahasiswa yang lulus.

Dia mengatakan beasiswa kedokteran kemitraan antara Pemkab Pamekasan dengan Unair Surabaya sudah dua tahun berjalan, dimulai tahun 2021 lalu, tahun ini merupakan yang kedua. Pada tahun 2021 lalu peserta tes sebanyak 20 orang yang lulus sebanyak 5 orang.

“Mereka yang berangkat menuju Surabaya Minggu sore dan bermalam di Surabaya, lalu kemudian pada hari Senin pagi tanggal 11 Juli mereka akan mulai mengikuti test di Unair Surabaya,” ujar Rifai.

Bupati Baddrut Tamam berharap para calon mahasiswa itu akan banyak yang lulus. Dia menegaskan pada tahun ini Pemkab Pamekasan menyediakan untuk 4 orang mahasiswa, namun jika peserta yang lulus lebih dari itu semuanya akan tetap dibiayai oleh Pemkab.

“Kami mau 20 atau 30 oke, sementara yang tersiapkan anggaran untuk 4 orang. Kemarin tahun lalu yang lulus sebanyak 5 orang dari 20 peserta yang ikut tes. Tapi kalau memang yang lulus pada tahun ini banyak mencapai 20 orang, tetap kami fasilitasi semua,” tandasnya.

Dia juga berharap para calon mahasiswa itu jika lulus akan bisa menjadi manusia masa depan yang cinta Indonesia dan mau membantu membangun bangsa, dan juga bisa menjadi generasi yang beriman, inovatif, kreatif dan bisa kolaboratif.

“Dan yang tak kalah pentingnya jika sukses para calon mahasiswa itu sadar bahwa mereka bisa menjadi dokter karena dibiayai oleh pemerintah daerah menggunakan anggaran negara dari dana milik rakyat, melalui program prioritas bidang pendidikan di Pemkab Pamekasan,” pungkasnya. (mas)

baca juga :

Melalui Festival Permainan Tradisional, Bupati Banyuwangi Ajak Anak-anak Beraktivitas Fisik

Kejurda Selam Jatim, 300 Atlet Berlaga di Pantai Pasir Putih Situbondo

Redaksi Global News

Dilibas Persebaya, Javier Roca Akui Dapat Pelajaran Berharga

Redaksi Global News