Global-News.co.id
Secangkir Kopi Utama

Ayo Pakai Masker !

KASUS covid-19 merangkak naik belakangan ini. Sudah menyentuh kisaran 3.000 kasus baru. Seperti Selasa (12/7/2022), terjadi penambahan kasus COVID-19 harian di Indonesia menyentuh 3.361. angka ini merupakan yang tertinggi sejak 30 Maret 2022. Sementara sisi lain, protokol kesehatan (Prokes) semakin longgar. Seperti yang diketahui, setelah Covid-19 sub varian baru Omicron BA.4 dan BA.5 terkonfirmasi masuk di Indonesia, Kemenkes memprediksi puncak kasus terjadi pada pertengahan Juli ini.

Bila kita melihat di sejumlah tempat-tempat umum, orang yang menggunakan masker semakin sedikit. Ini sungguh mengkhawatirkan, meski angka vaksinasi terus meningkat. Karena itu, ayo pakai masker. Ayo kembali ke Prokes yang ketat. Biar tak terlambat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali kembali mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan. Termasuk juga mengajak semua pihak kembali disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Imbauan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Joko Widodo terkait penggunaan masker untuk mencegah melonjaknya kembali penularan kasus Covid-19.

“Bapak Presiden mengingatkan bahwa Covid19 masih ada. Maka dari itu saya mengajak kembali kita bersama-sama perketat protokol kesehatan. Salah satunya dengan memakai masker baik di dalam ataupun di luar ruangan,” ujar Gubernur Khofifah di tengah melakukan Ibadah Haji di Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/7/2022) pagi .

Kasus Covid-19 di Indonesia mulai mengalami kenaikan pada akhir Mei ini seiring masuknya subvarian BA.4, BA.5. Begitu juga dalam tujuh pekan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari data yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menunjukkan tambahan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir (4-10 Juli 2022) mencapai 17.388, naik 29,13% dibandingkan pekan sebelumnya (27 Juni-3 Juli 2022) yang tercatat 13.466.

Harus dipahami bersama bahwa pandemi Covid-19 belum selesai, kewaspadaan harus kembali kita tingkatkan dengan memperketat prokes. Tingginya kasus Covid-19 tidak bisa dilepaskan dari masih meningkatnya tambahan kasus yang dipicu varian Omicron dan subvarian BA.4, BA.5. Lonjakan juga terjadi pada angka positivity rate. Rata-rata positivity rate di Indonesia sepekan terakhir mencapai 5,45%. Level tersebut di atas batas aman yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5%.

Kondisi di Jatim untuk penambahan kasus baru sebanyak 92 pada 4 Juli dan meningkat sebanyak 159 kasus baru pada 5 Juli. Kemudian tambahan kasus baru berturut-turut terjadi pada 6 Juli sebanyak 151 kasus, pada 7 Juli sebanyak 169 kasus, 8 Juli sebanyak 169 kasus. Selanjutnya pada 9 Juli sempat mengalami penurunan kasus baru yakni 156 kasus positif, turun lagi pasa 10 Juli sebanyak 143 kasus baru hingga pada 11 Juli penambahan sebanyak 98 kasus.

Sementara berdasarkan data nasional per 11 Juli 2022 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur secara kumulatif mencapai 579.532 kasus dengan 98 penambahan kasus baru. Kasus aktif di Jatim saat ini berjumlah 325 kasus atau sekitar 0,06% dengan kasus kematian secara kumulatif mencapai 31.661 kasus atau 5,46% dengan penambahan 1 kasus kematian. (*)

baca juga :

SPP Gratis, Dindik Jatim Data Ulang Siswa Miskin

Rofiq

SEA Games Vietnam, Dua Atlet Sepeda Asal Lumajang Sabet Medali Emas dan Perak

Penulis Buku Kontroversial Gurita Cikeas Meninggal

Redaksi Global News