Global-News.co.id
Madura Utama

Wabup Fattah Jasin: BUMDes Cikal Bakal Penguatan Ekonomi Desa, Jangan Jadi Sapi Perah

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Wabup Pamekasan Dr Ir RB Fattah Jasin MS menegaskan bahwa Pamekasan termasuk wilayah yang memiliki kontribusi besar untuk menggerakkan roda ekonomi nasional, karena Pamekasan memiliki dua potensi ekonomi besar yakni garam dan tembakau.
Dia mengatakan di Indonesia ini kebutuhan akan garam secara nasional 50 % stoknya terpenuhi dari Jawa Timur, dan di Jawa Timur stok terbesar ada di Madura termasuk Pamekasan.

Kalau tembakau 60% stok kebutuhan di Indonesia dari Jawa Timur, dan 50 persennya dari Pamekasan.
Fattah Jasin mengungkapkan hal itu saat menjadi pemateri dalam acara pelatihan dan pembekalan bagi 72 Kepala Desa hasil Pilkades tahun 2022 yang diselenggarakan di Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (14/6/22).  Acara ini dibuka oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

“Maka dengan potensi yang ada, para kepala desa harus mengambil kesempatan. Desa adalah miniatur dari penyelenggaraan pemerintahan. Seperti di Kabupaten ada DPRD desa juga kepala desa dan ada BPD. Jangan ditinggal BPD, karena BPD adalah badan permusyawaratan tingkat desa, itu harus dijadikan mitra kerja dalam memutuskan sesuatu,” katanya.

Di desa juga ada BUMDes. Lembaga ini, kata Fattah Jasin, merupakan cikal bakal untuk bisa dapat mensejahterakan masyarakat dan sekaligus akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Hal ini, kata Fattah Jasin, sangat bersesuaian dengan cita cita Bupati Baddrut Tamam, yang ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang merata dari bawah atau dari desa.

“Ini luar biasa, bupati punya cita cita. Kalau jajarannya tidak menyambut dengan baik termasuk panjenengan di ujung tombak dari bawah yakni di desa, maka tidak akan bisa tercapai. Pamekasan hebat harus digerakkan dari desa. Desa terus ke dusun, terus ke RW, ke RT, terus ke masyarakat. Harus didata pelaku usahanya, yang potensi, ayok gabung dengan BUMDes, untuk menciptakan iklim yang maksimal,” ungkapnya.

Meski demikian, Fattah Jasin, berharap agar jangan sampai BUMDes dijadikan sapi perah. BUMDes harus meningkat usahanya secara berkelanjutan.
Doronglah untuk berkembang karena itu maka harus ada Badan hukum terkait usaha yang dijalankan di BUMDes tersebut. Tidak harus BUMDes nya yang berbadan hukum, namun paling tidak jenis usahanya yang ada di bawah naungan BUMDes tersebut.

Pemkab Pamekasan, kata Fattah Jasin, bersama Dinas Dinas terkait akan membantu memaksimalkan untuk merealisasikan cita cita Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang punya mimpi besar menciptakan 10 ribu pengusaha. Itu akan tercapai jika desa sebagai struktur pemerintahan paling bawah bisa bangkit, karena yang bersentuhan langsung dengan masyarakat adalah pemerintahan Desa.

Karena itu, kata Fattah Jasin, para Kepala Desa harus memperkuat jajarannya untuk mendalami tugas dan kewajibannya, sehingga bisa melayani dengan baik. Harus ada yang ahli pengelolaan anggaran, juga harus memanfaatkan tenaga pendamping di desa.

“Harus dimaksimalkan, mereka para pendamping desa itu harus kita minta untuk membantu desa, “ pungkasnya. (mas)

baca juga :

BPKH Melalui BAZNAS Beri Bantuan Program Kemaslahatan Gedung Wisma Khadimul Ummah MUI

gas

Sebanyak 29 Kasus Covid-19 Dilaporkan di Empat Klaster PON Papua

Redaksi Global News

Bupati Badrut Tamam Janji Kawal Intensif Reformasi Birokrasi di Pamekasan

gas