Global-News.co.id
Kesehatan Nasional Utama

Kembar Siam Annaya-Innaya, Gubernur Khofifah Lepas Kepulangan Mereka ke Lombok

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk sekaligus melepas kepulangan kembar siam asal Lombok Timur

SURABAYA (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas kepulangan balita kembar siam kasus dempet dada perut, Annaya Rizka Ramadhani dan Innaya Rizka Ramadhani (Annaya-Innaya) ke kampung halamannya di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

“Semoga Annaya dan Innaya terus sehat, tumbuh menjadi anak yang membanggakan dan membahagiakan kedua orang tua,” ujarnya di sela melepas sekaligus menjenguk kembar siam Annaya-Innaya di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Selasa (28/6/2022).

Kepada orangtua Annaya-Innaya, Gubernur Khofifah berpesan agar sabar dan telaten merawat putri kembarnya demi mempercepat proses penyembuhan luka serta menjadikan tumbuh kembang anak secara baik.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga menyempatkan memberi kado kepada Annaya-Innaya yang bulan lalu berulang tahun ke-3, serta menggendong keduanya.

Kepulangan kembar siam Annaya-Innaya ini, kata Khofifah, merupakan buah keberhasilan dan hasil kerja kolektif dari seluruh tim dokter pemisahan kembar siam RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Annaya-Innaya adalah kembar siam ke-114 yang berhasil ditangani oleh tim dokter rumah sakit milik Pemprov Jatim itu.

“Dari proses pascaoperasi pemisahan, saya terus mengikuti perkembangan Annaya-Innaya sehingga saya bisa membayangkan sebelum dan sesudah operasi perkembangannya seperti apa,” ucap Khofifah.

“Ini adalah bentuk ikhtiar dari pemberian layanan kesehatan dan kemanusiaan yang dilakukan tanpa batas. Layanan kesehatan dan kemanusiaan seperti ini menjadi penting bagi kita semua,” katanya.

Keberhasilan operasi kembar siam, lanjut dia, membuktikan bahwa memang sumber daya manusia dan kemajuan teknologi yang dimiliki sudah sangat canggih.

Bahkan, saat ini tim dokter RSUD Dr Soetomo juga tengah memberikan mentoring bagi dokter-dokter rumah sakit provinsi lain terkait penanganan kasus kembar siam.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo dr. Joni Wahyuhadi mengatakan, kembar siam Annaya-Innaya pertama kali tiba dirawat di rumah sakit pada 31 Januari 2022.

Setelah melalui tahapan pemeriksaan, diputuskan pelaksanaan operasi dilakukan pada 15 Februari 2022 selama 10 jam.

Setelah menjalani masa perawatan dan pemulihan pascapemisahan selama lima bulan, tim dokter mengizinkan Annaya-Innaya untuk pulang.

“Kami Tim RSUD Soetomo kembar siam tidak mengoperasi saja, tapi juga melakukan konsultasi serta mendampingi tim dokter penanganan operasi kembar siam di Indonesia,” tuturnya. (ntr, jtm)

baca juga :

Presiden Lebanon Sebut Ledakan Beirut Kemungkinan Akibat Bom atau Rudal

Redaksi Global News

Hujan Gol, Persikabo Lumat Laskar Joko Tingkir

Redaksi Global News

Kasus Brigadir J, Kapolri Ungkap 25 Polisi Tak Profesional Tangani TKP

Redaksi Global News