Global-News.co.id
Nasional Utama

Gubernur Khofifah Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022 secara virtual di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/2/2022)

SURABAYA (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengikuti dengan khidmat jalannya upacara virtual peringatan hari lahir Pancasila, Rabu (1/6/2022) pagi, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengenakan baju adat khas Majapahit dari Mojokerto, sedangkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak memakai pakaian adat khas Cak dari Surabaya. Turut hadir dalam upacara, PJ Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Upacara hari lahir Pancasila tahun 2022 mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia” dan pelaksanaanya dipusatkan di Lapangan Pancasila, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peringatan tahun ini merupakan yang pertama kali digelar di luar ibukota Jakarta.

Menggunakan pakaian adat Ragi Lambu Luka Lesu, dengan kain motif perpaduan warna merah dan hitam, yang merupakan pakaian adat Ende, Presiden Joko Widodo tiba di lapangan upacara bersama Ibu Iriana Joko Widodo  yang juga menggunakan kain motif berwarna ungu tua.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Presiden Jokowi dalam amanatnya mengatakan, Kabupaten Ende merupakan kota bersejarah. Karena di kota inilah Bung Karno, sang proklamator dan juga bapak pendiri bangsa, merenungkan dan merumuskan Pancasila. Yang kemudian disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai dasar negara dan mewariskan Pancasila bagi bangsa dan negara.

“Hari ini 1 Juni 2022, dari Kota Ende ini, saya mengajak seluruh anak-anak bangsa untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.” kata Presiden.

Lebih lanjut dikatakannya, Pancasila bukan hanya mempersatukan kita semua, akan tetapi Pancasila juga telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian-ujian.

“Dan ini dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa bahwa bangsa dan negara kita bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat karena kita semua sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila. Tapi saya selalu ingatkan kita harus betul-betul mengamalkan Pancasila dan memperjuangkan Pancasila, kita wujudkan dalam sistem kemasyarakatan kebangsaan dan kenegaraan kita,” imbuhnya.

“Kita mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan juga menjiwai interaksi antar sesama anak bangsa. Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara untuk seluruh tumpah darah Indonesia,” lanjut Presiden.

Di akhir amanatnya, Presiden mengajak seluruh pemimpin bangsa terutama para pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pemimpin partai politik, para pemimpin ormas dan para pemimpin-pemimpin lainnya untuk menjadi teladan, menjadi contoh dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila. (jtm, ins)

baca juga :

Kans Diego ke Borneo FC, Pintu Terbuka untuk Mantan

Redaksi Global News

Saatnya Bojonegoro Dipimpin Putra Asli Daerah, Dialah Sang Basudewa

gas

Reva Absen, Aji Siapkan Opsi Jelang Lawan Barito

Redaksi Global News