Global-News.co.id
Madura Utama

Fattah Jasin : Wamira Mart Dorong Ekonomi Tumbuh Merata Dari Bawah

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Wakil Bupati Pamekasan Dr Ir RB Fattah Jasin MS, Rabu (8/6/22) malam meresmikan Warung Milik Rakyat (Wamira) Mart di Desa Waru Barat Kecamatan Waru. Pusat pembelanjaan semi modern ini merupakan lokasi kedua yang sudah diresmikan oleh Pemkab Pamekasan pada tahun anggaran 2022 ini.
Peresmian Wamira Mart Waru ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Muttaqin, Asisten Bidang Administrasi dan Umum, Bambang Edy Suprapto, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin, CEO CC Mart Subaidi, Forkopimka, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat umum.
Pada tahun 2022 ini Pemkab Pamekasan berencana untuk membangun sebanyak 91 Wamira Mart yang akan tersebar di 13 Kecamatan. Program ini merupakan terobosan Bupati Baddrut Tamam mencarikan tempat  pemasaran secara off line atas hasil produksi para pengusaha baru binaan Pemkab Pamekasan.
Fattah Jasin mengungkapkan, pendirian Wamira Mart merupakan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah merata dan berkeadilan sebagaimana yang tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
“Ini merupakan niat mulia Bapak Bupati Baddrut Tamam sesuai dengan visi misinya. Wamira Mart ini merupakan ikhtiar mendorong bangkitnya ekenomi secara merata dari bawah, lalu kemudian ke depan akan menjadi wadah penjualan produk lokal, yang insya Allah akan mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, kata Fattah Jasin, Pemkab  akan membentuk badan usaha milik daerah (BUMD) yang akan bekerja sama dengan Wamira Mart dalam bidang distribusi produk produk yang akan dipasarkan ke public.
Wamira Mart merupakan fasilitasi pemasaran secara off line dari Pemkab Pamekasan bagi para pengusaha baru yang masuk dalam program Wira Usaha baru (WUB) yang sebelumnya telah mendapat pelatihan usaha gratis, bantuan alat produksi gratis, pinjaman modal dengan bunga nol persen dan bantuan pemasaran.
Para pengusaha itu bergerak melalui program Desa Tematik yang ada ditiap desa. Para calon pengusaha yang telah mendapat pelatihan bisa membuka dan mengembangkan usahanya sesuai dengan potensi  yang dimiliki oleh tiap desa. Sehingga tiap desa akan muncul minimal satu jenis usaha domistik yang dikembangkan oleh pengusaha WUB.
“Setiap desa harus memiliki tema yang hendak dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Masyarakat yang memilih produk olahan atau makanan dapat dijual di Wamira Mart tersebut,  yang rencananya pada tahun 2022 akan mendirikan 91 Wamira Mart tersebar di 13 kecamatan,” kata Fattah Jasin.
Sebuah negara dikatakan maju, kata Fattah Jasin, apabila  minimal 10 persen dari jumlah penduduknya menjadi pengusaha. Pemkab Pamekasan telah menfasilitasi pinjaman modal dengan bunga nol persen kepada pengusaha,  sebagai ikhtiar menumbuhkan pengusaha dengan target 10 ribu pengusaha baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. (mas)

baca juga :

Warga Balongbendo Dilatih Sajikan Kopi Secara Profesional

gas

BI, BWI, Baznas dan MUI Sepakat Kembangkan Ekonomi Syariah

Redaksi Global News

Soal Pengurangan Kader Kesehatan, Pemkot Surabaya Diminta Tinjau Ulang