Global-News.co.id
Madura Utama

Rumah Warga Terbakar, Bupati Baddrut Tamam Janji Segera Bangun Rumah Pengganti

Bupati Baddrut Tamam saat memberikan bantuan tanggap darurat pada Ibu Sumyani.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Senin (9/5/2022) pagi mengunjungi rumah milik Ibu Sumyani di Kampung Karang Panasan Desa Ponteh Kecamatan Galis, yang ludes terbakar semalam. Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting aliran listrik.

Bupati hadir memberikan bantuan tanggap darurat di antaranya berupa sembako dan makanan, peralatan mandi, baju dan berbagai kebutuhan lainnya. Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Pamekasan Drs HM Tarsun, Camat, Kapolsek, dan Danramil Galis, Kades Ponteh dan Kabag Prokopim Setdakab Pamekasan.

“Untuk sementara kami memberikan bantuan berupa sejumlah pakaian, alat alat untuk mandi , makanan dan sembako dan lainnya. Bantuan selanjutnya berupa pembangunan kembali rumah yang terbakar itu segera direalisasikan secepatnya,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengapresiasi Kepala Desa Ponteh dan Camat bersama Forkopimka Galis yang cepat memberikan laporan kepada dirinya, untuk kemudian ditindaklanjuti untuk ditinjau dan diberi bantuan tanggap darurat secepatnya.

“Saya sampaikan terima kasih Ibu Klebun dan Camat. Pagi pagi saya buka WA sudah ada laporan. Masyarakat harus syukur punya klebun yang cekatan dan camat juga begitu. Tadi pagi habis halal bihalal di Pendopo saya langsung datang ke sini untuk beri bantuan sembako, alat alat untuk mandi , pakai dan lainnya,” kata Mas Tamam.

Dia juga menegaskan bahwa hari ini juga surat permohonan bantuan untuk membangun kembali rumah yang terbakar itu sudah masuk ke pendopo. Dan dia juga berjanji akan segera menandatangani persetujuan untuk pembangunan kembali rumah yang terbakar tersebut.

“Hari ini katanya surat masuk pendopo untuk bantuan rumah ini, hari ini akan saya tandatangani langsung biar cepat dilakukan pembangunan kembali rumah ini. Saya juga dengar Ibu Kepala Desa bersama camat juga akan beri bantuan secara pribadi, itu luar biasa,” tandasnya.

Rumah yang berada di tengah tengah perkampungan penduduk itu ludes tak tersisa, semua barang barang yang ada di dalamnya rusak tidak ada yang bisa dimanfaatkan lagi. Beruntung kebakaran itu tidak merembet ke rumah para tetangganya.

Bu Sumyani mengatakan berdasarkan penuturan tetangganya diperkirakan kebakaran itu terjadi mulai pukul 01.00 dini hari Senin (9/5/2022). Saat itu dia bersama anaknya Rafiqah yang masih usia kelas III SMP dalam perjalanan pulang setelah bersilaturrahmi ke keluarganya di Surabaya.

“Kami tidak tahu kalau rumah kami terbakar, kami dapat pemberitahuan dari tetangga keluarga di sini. Kami masih dalam perjalanan menuju Pamekasan dari Surabaya bersama anak kami,” tuturnya.

Bu Sumyani mengaku bersyukur dirinya bersama anaknya tidak jadi korban dalam kebakaran itu, karena memang tidak berada di rumah tersebut. Namun dia mengaku semua barang yang ada di rumah itu ludes rusak terbakar tidak ada yang bisa dimanfaatkan lagi.

Di antara barang barang berharga yang ada rumah itu antara lain adalah satu unit sepeda motor, kulkas, televisi dan laptop. Dia juga bersyukur karena kebakaran itu tidak sampai merambah ke rumah tetangganya meskipun jaraknya sangat dekat dari rumah dirinya yang terbakar tersebut. (mas)

baca juga :

Pemkot Surabaya Beri Sanksi Tegas Oknum Satpol PP yang Gunakan Narkoba

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah Hadiri Syukuran Kelulusan Wartawan Penerima Beasiswa Magister

gas

Wagub Emil Ajak Masyarakat dalam Bersepeda Terapkan Prokes

Redaksi Global News