Global-News.co.id
Mataraman Utama

Kecelakaan Tunggal, Bus Sugeng Rahayu Terguling di Jalan Raya Madiun

Bus Sugeng Rahayu mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Madiun-Surabaya

MADIUN (global-news.co.id) – Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W-7216-UZ terguling di Jl Raya Madiun-Surabaya, Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/5/2022) siang, yang mengakibatkan belasan penumpangnya terluka.

Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Ipda Roni Susanto mengatakan bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Suwarto (55) itu terguling diduga karena sopir tidak dapat mengendalikan bus setelah melaju kencang guna mendahului kendaraan di depannya dan menghindari sepeda motor saat melaju dari arah Madiun menuju Surabaya.

“Bus melaju dengan kecepatan tinggi dan di lokasi kejadian hendak mendahului kendaraan lain. Saat berusaha mendahului, dari arah berlawanan muncul truk. Melihat itu, sopir banting kemudi ke kiri dan saat bersamaan ada sepeda motor sehingga bus banting kembali ke kanan hingga akhirnya terguling,” kata Ipda Roni.

Saat kejadian, bus Sugeng Rahayu sedang mengangkut  37 penumpang serta tiga awak bus terdiri sopir, kernet, dan kondektur. Akibat kecelakaan tunggal tersebut sebanyak 19 orang luka-luka, termasuk salah seorang awak bus.

Saat terguling, kondisi bus Sugeng Rahayu melintang menutupi ruas jalan arteri Madiun-Surabaya. Akibatnya, jalur nasional tersebut sempat macet karena proses evakuasi bangkai bus dan para korban kecelakaan.

“Seluruh korban luka dibawa ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun untuk menjalani perawatan. Tidak ada korban meninggal dalam kecelakaan ini,” katanya.

Setelah evakuasi selesai, jalur Madiun-Surabaya kembali normal. Guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, Polres Madiun melakukan pemeriksaan pengemudi dan sejumlah saksi. (ant, ins)

baca juga :

Gubernur Jatim Beri Santunan Korban Tertimpa Pohon Tumbang

gas

Tahun Baru, Risma Tinjau Pompa Air

Redaksi Global News

Tolak Rencana IPO, Pekerja Tegaskan Pertamina 100% Milik Negara

Redaksi Global News