Global-News.co.id
Nasional Pendidikan Utama

Kajian Ramadan PWM Jatim, Gubernur Tekankan Sinergitas dan Tolong-Menolong dalam Kebaikan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan sambutan

SURABAYA (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wagub Emil Elestianto Dardak menghadiri Kajian Jelang Berbuka dalam rangkaian Kajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim 1443 H. Acara berlangsung
di at-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) lantai 12, Minggu (3/4) sore.

Gubernur Khofifah dala sambutan singkatnya menyampaikan, format kolaborasi ditekankannya saat menghadiri acara tersebut. Bagaimana sesungguhnya proses tolong-menolong, a strong partnership, dan a strong collaboration harus dilakukan? Menurut Khofifah, sesungguhnya dalam proses tolong-menolong itu berformat kerja sama, sinergitas, atau kolaborasi.

Ia melanjutkan, dalam Teologi Al-Insyiroh berhubungan dengan sinergitas dan tolong-menolong dalam kebaikan. Ia menegaskan dan mengapresiasi semangat optimisme yang dibangun oleh organisasi Muhammadiyah.

Ia mengatakan, teologi Al-Insyiroh sesungguhnya membangun optimisme, bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Maka dengan begitu positive thinking akan terus dikembangkan dan optimisme akan terus menjadi bagian penguat dari seluruh gerakan persyarikatan.

“Oleh karena itu semangat dari Teologi Al Insyiroh harus membawa misi dakwah. Juga menjadi momentum dalam membentuk strong partnership antara Pemerintah Jawa Timur dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Khofifah juga merespon ucapan tuan rumah dr Sukadiono (Rektor UMS). “Pak, kalau saya, modal yang kita lakukan adalah at-taawun, bukan meminta,” jawabnya.

“Panjenengan kebetulan juga akan mendirikan gedung yang diberi nama at-taawun,” imbuhnya.

“Jadi, izin nyuwun pangapunten al-mukarram Kiai Saad Ibrahim, jadi pada posisi ini, tidak menempatkan tangan di atas tapi kita membangun partnership,” katanya.

Ketua PWM Jatim M Saad Ibrahim (kanan) berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Tampak pula Wagub Jatim Emil Dardak

Pada sambutan setelahnya, Ketua PWM Jatim Prof Dr Saad Ibrahim MA meminta maaf jikalau apa yang disampaikan Dr Sukadiono terkesan merepotkan. “Tentu saja saya juga harus meminta maaf karena rektor kami ngeriwuki Ibu Gubernur. Padahal sudah kita ajarkan, kita ini harus memberi dan memberi. Bukan meminta,” ucapnya.

Bicara soal memberi, Prof Saad menyatakan Muhammadiyah Jatim ketika bencana Semeru memberi bantuan Rp 7,5 miliar. “Sudah, sedang, dan akan kami teruskan kepada saudara-saudara kita. Prinsip berkhidmat kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan secara universal adalah bagian jihad kami dalam konteks relasi kemanusiaan,” imbuhnya.

Awalnya, Rektor UMSurabaya Dr dr Sukadiono MM dalam sambutannya memohon doa restu dari Gubernur Jawa Timur. “Kami akan melanjutkan pembangunan at-Taawun Tower. Yang mestinya 31 lantai, akan kita kerjakan dulu 19 lantai,” ujarnya.

Tadi pagi, kata dia, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi telah meresmikan dua gedung baru, yakni Gedung Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik dan Gedung Pusat Bisnis dan Inovasi.

Bersamaan dengan pembangunan gedung at-Taawun Tower, sambungnya, UMSurabaya juga akan membangun rumah sakit gigi dan mulut. “Untuk itu, kami membutuhkan dukungan dari Bu Gubernur agar kami direkomendasikan untuk pendirian Fakultas Kedokteran Gigi seperti (rekomendasi Fakultas Kedokteran) Umsida,” kata dia.

Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), HA Nurawi, (baju putih) dan Ketua PGI-W Jatim, Pdt. Nathael Hermawan memberi salam pada Gubernur Khofifah

Pada acara itu tampak hadir beberapa tokoh komunitas lintas agama. Tampak pula Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), HA Nurawi,  yang duduk berdampingan dengan Ketua PGI-W (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah) Jawa Timur,  Pdt. Nathael Hermawan.

Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi. Selain itu, Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, Australia, dan Jepang; Kepala Pengadilan Negeri Jawa Timur, Deputi Kantor Perwakilan BI Jawa Timur, seluruh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kodam, Kepolisian. Hadir pula Ketua PWM Jatim Prof Dr Saad Ibrahim MA, dan Ketua PWA Jatim Dra Hj Siti Dalilah Candrawati MAg.

Turut hadir Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Prof Dr H Achmad Jainuri MA, Wakil Ketua PWM Jatim Drs Nur Cholis Huda MSi dan Dr dr Sukadiono MM, seluruh jajaran ortom Jatim.

Sementara pada acara sesi pagi dan siang, hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi dan Sekretaris PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti MEd. (edt)

baca juga :

Pilkades Serentak di Probolinggo, Pergeseran Logistik Dikawal Ketat

Redaksi Global News

FEKDI 2021, Sinergi dan Percepatan Digitalisasi Dorong Integrasi Ekonomi dan Keuangan

Titis Global News

Aji Santoso Puji Kualitas Barito Putera

Redaksi Global News