Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Dukung Konservasi, PJT I dan Pertamina Tanam 50 Ribu Mangrove

Kegiatan konservasi penanaman mangrove oleh Perum Jasa Tirta I. (foto : Humas PJT I)

SURABAYA (global-news.co.id) –  Sinergi dan kolaborasi terus dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai upaya menjaga Sumber Daya Air. Kali ini PJT I bersama dengan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV melakukan konservasi di area Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto.

Kegiatan ini merupakan agenda kerjasama kedua belah pihak pada tahun 2022 dan sebagai bentuk pelayanan manfaat langsung atas pembayaran Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) oleh PT Pertamina (Persero) RU IV untuk penggunaan air Sungai Donan di tahun 2022.

Program pengelolaan sumber daya air tersebut dilaksanakan berupa penanaman 50.000 batang tanaman mangrove.

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi, menyampaikan, kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan perusahaan. Tujuannya melestarikan sumber daya air yang ada di WS Serayu Bogowonto, sehingga air dapat terus mengalir secara berkelanjutan.

“Penanaman mangrove ini telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut. Dan tentunya diharapkan dapat terus terprogram ke depannya,” kata Milfan, Kamis (28/4).

Namun, ia mengatakan ada sedikit perubahan dari tahun lalu. Jika sebelumnya tanaman yang digunakan untuk kegiatan konservasi adalah campuran dari tanaman keras dan mangrove, tahun ini hanya menggunakan tanaman mangrove.

“Tahun ini kita fokus ke mangrove, sekaligus sebagai upaya mendukung mitra binaan dari PT Pertamina (Persero) RU IV. Kami tentunya mendukung mitra binaan dalam hal ini UMKM binaan Pertamina. Hal ini sebagai bentuk sinergi BUMN sekaligus juga upaya untuk tetap melaksanakan tupoksi PJT I dalam hal konservasi SDA,” tuturnya.

PJT I menyadari pentingnya mitra dalam hal pengelolaan SDA. Kegiatan konservasi akan terus digiatkan dengan seluruh mitra perusahaan yang tersebar di WS Brantas hingga Toba Asahan.

“Hal ini menjadi penting karena perusahaan menyadari tidak mungkin untuk melakukan pengelolaan secara individu. Namun dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan mitra dan stakeholder terkait. Harapannya agar kolaborasi dapat terus terbina dengan baik dan ke depannya perusahaan dapat semakin berkontribusi untuk memberikan yang terbaik dalam pengelolaan SDA,” kata dia. (jnr, ins)

baca juga :

Pamekasan Segera Bentuk Kawasan Industri Hasil Tembakau

gas

Isu Penarikan Uang Nasabah, Kinerja Bank Bukopin Disorot

Redaksi Global News

Perkuat Sinergitas, Polisi Jalin Silahturahmi bersama Media Sidoarjo

Redaksi Global News