Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Nasional Utama

BNI Gelar Mudik Bersama 2022

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati tengah berbincang dengan pemudik dalam program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022, Rabu (27/4).

JAKARTA (global-news.co.id) –
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) ikut memeriahkan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini. Kali ini, BNI kembali mengadakan Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022.

BNI menyediakan kuota 1.000 dengan moda transportasi bus jurusan Palembang  via Lampung, Jogjakarta via Solo, Malang, Surabaya, dan Semarang. Inilah untuk pertama kali acara mudik bersama kembali digelar setelah pandemi Covid-19 mendera Indonesia  mulai awal 2020. Kali ini, BNI memberangkatkan 20 armada bus dalam Mudik Bersama 2022.

Program mudik BNI kali ini akan memudahkan masyarakat untuk dapat mewujudkan mudik yang sehat dan aman di tengah pandemi tahun 2022. Mudik BNI ini pun sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada 23 April 2022, bahwa masyarakat dibolehkan mudik Lebaran 2022 dengan syarat-syarat tertentu. Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir menggagas program mudik gratis BUMN dan menunjuk PT Jasa Raharja selaku koordinator Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022.

Untuk menjaga kesehatan pemudik selama perjalanan melalui moda darat, mudik kali ini mewajibkan syarat protokol kesehatan. Pada mudik tahun 2022 ini peserta wajib vaksin booster, selalu menjaga protokol kesehatan, dan harus mendaftar full online via aplikasi. Moda darat merupakan 80 persen dari seluruh perjalanan.

Berdasarkan survei yang dilakukan Litbang Kementerian Perhubungan RI, terdapat potensi peningkatan mobilitas dibandingkan Prediksi Mobilitas Lebaran 2021, masyarakat yang akan melakukan mudik setelah pengumuman vaksin sebagai syarat perjalanan justru meningkat 187,86% atau mencapai 85,5 juta orang. Khusus warga Jabodetabek yang melakukan mudik yaitu 14,3 juta orang.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan, Program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022 hadir kembali setelah dua tahun terbatas untuk berkumpul dengan keluarga secara langsung.  “Akan tetapi dengan syarat, pemudik harus tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan, lewat program ini kami juga mendorong masyarakat melakukan vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan. Juga, mengutamakan keselamatan saat mudik dengan memilih moda transportasi yang lebih aman,” kata Arya.

Kali ini, BNI kembali mengadakan Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022. BNI menyediakan kuota 1.000 dengan moda transportasi bus jurusan Palembang via lampung, Jogjakarta via Solo, Malang, Surabaya, dan Semarang.

Ia melanjutkan, adapun program mudik ini setidaknya telah mengalihkan mobilitas dari 40 ribu orang dari menggunakan kendaraan pribadi roda dua menjadi angkutan umum yang sesuai standar keselamatan transportasi.

“Semoga dengan adanya program Mudik Aman dan Sehat bersama BUMN ini dapat mengobati kerinduan masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga,” imbuh Arya.

Sementara itu, Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan, perseroan berupaya mengembalikan semangat mudik agar kebersamaan Lebaran tahun ini lebih terasa. Lagi pula, program ini sejalan dengan semangat BNI Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa.

“Kami pun berharap semangat mudik ini menjadi sinyal pemulihan ekonomi yang lebih kuat tahun ini,” katanya.

Mucharom menuturkan pada Mudik Bersama kali ini, BNI pun memanfaatkan momentum untuk mempromosikan produk – produk olahan UMKM binaan yang tergabung dalam Rumah BUMN (RB) BNI.

“Kami menyertakan bingkisan bagi setiap pemudik berisi oleh-oleh dalam bentuk makanan ringan hasil olahan Rumah BUMN dari RB Ngawi, RB Wonogiri, RB Tegal, RB Pangandaran dan RB Bekasi. Ini menjadi salah satu upaya BNI dalam mengenalkan produk UMKM yang menjadi oleh-oleh kebanggaan daerah,” ujarnya. (jef)

baca juga :

Sempat Tertinggal, Maung Bandung Pukul Balik Super Elang Jawa 4-2

Redaksi Global News

Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik, Khofifah Sebut Covid-19 Jadi Momentum Tingkatkan Budaya K3

Redaksi Global News

Erupsi Semeru, Pemkab Lumajang Siapkan Baju Layak Pakai Warga Terdampak

Redaksi Global News