Global-News.co.id
Madura Utama

Baddrut Tamam: Jabatan Itu Bagai Duduk di Pundak Rakyat, Maka Kebutuhannya Harus Diperjuangkan

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan  jabatan yang disandangnya merupakan alat pengabdian. Karena itu dia bertekad akan menempuh cara kerja dengan rendah hati. Jabatan seperti duduk di pundak masyarakat yang perlu diperjuangkan dan difasilitasi.

Baddrut Tamam menyampaikan hal itu pada saat memberi sambutan dalam hari kedua acara Safari Ramadhan Tahun 1443 Hijriyah,  bersama Forkopimda Pamekasan, di Pendopo Kecamatan Waru, Rabu (13/4/22) sore.

“Karena semangat melayani itulah, pemerintahan zaman sekarang tidak berjarak dengan siapapun menyatu. TNI, Polri juga menyatu dengan rakyat untuk memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakat,” tandasnya.

Bupati yang akrap disapa  Mas Tamam ini kembali menyampaikan tentang lima program prioritas pembangunan yang dijalankan Pamekasan, yakni reformasi birokrasi, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan  infrastruktur.

Di bidang reformasi birokrasi, katanya, pemerintah yang biasanya dilayani, kini harus melayani masyarakat, tumbuh hidup setiap bersama masyarakat untuk membangun yang lebih baik.

Di bidang pendidikan dilakukan program beasiswa santri dan beasiswa kedokteran dan kemitraan dengan Polda Jatim.

“Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Orang yang tidak mampu setelah tamat SD tamat MI mau dikirim ke pesantren kita beri biaya, kita kirim ke pesantren-pesantren. Lalu kemitraan strategis dengan Polda. Alhamdulillah banyak anak anak kita dari desa dan pesantren, sudah lulus menjadi anggota Polri setelah dibimbing,” ungkapnya.

“Alhamdulillah sudah ada 15 yang lulus. Mudah-mudahan tahun ini ada jug santri dari pesantren anak orang tidak mampu di desa desa yang punya kemampuan dan kecerdasan bisa mengabdi di negara dengan menjadi polisi,” imbuhnya.

Juga ada beasiswa bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unair. Kini, kata Tamam,  sudah ada lima anak Pamekasan yang lulus di kedokteran. Tahun ini juga akan membuka pendaftaran bagi putra putri yang ingin jadi dokter, akan dibiayai oleh  Pemkab Pamekasan.

“Kenapa pendidikan sekarang banyak kita perhatikan ? Karena generasi masa depan ini generasi yang memiliki ilmu pengetahun dan iman. Generasi yang memiliki inovasi serta generasi yang memiliki akhlaqul karimah. Sehingga pemerintah memberikan beasiswa sebanyak banyaknya,” ungkapnya.

Di bidang kesehatan, lanjutnya, mobil Sigap sejak tahun 2020 sudah tersebar ke masing-masing desa dan secara nyata mobil itu telah dimanfaatkan dengan baik. Dibidang infrastruktur, beberapa usulan dari masyarakat sudah dilaksanakan, antara lain jalan 11 km yang menghubungkan Pegantenan ke Batumarmar.

Di bidang ekonomi, lanjut Tamam, kini wirausaha baru sudah jalan. Tahun ini ada 3.000 orang pengusaha yang mau dilatih. Dia ngajak jika ada anak atau santri yang mau ikut pelatihan membuat produksi local akan difasilitasi. Karena ekonomi akan tumbuh dari bawah, dari masyarakat.

“Tugas kami mendorong kemakmuran, tugas membimbing akhlaq tugas para alim ulama, tugas pemerintah bagaimana pembangunan bisa cepat, ekonomi bisa tumbuh dari desa desa untuk membangun kesejahteraan yang berkeadilan,” pungkasnya. (mas)

baca juga :

Hawa Dingin di Sebagian Wilayah Indonesia Tak Berkait dengan Aphelion

Australian Open, Barty ke Perempat Final Usai Libas Anisimova

Redaksi Global News

Wanita Ini Menikah dengan Warna Pink

Redaksi Global News