Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Kesehatan Utama

Alodokter-Perkedwi Berkolaborasi Dukung Pengembangan Pariwisata di Indonesia

SURABAYA (global-news.co.id) – Untuk mendukung percepatan pemulihan sosial ekonomi masyarakat terutama di bidang pariwisata, Alodokter menjalin kolaborasi dengan Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia (Perkedwi). Kolaborasi praktisi kesehatan dengan platform telemedisin diharapkan akan memberikan perkembangan yang signifikan pada pariwisata di Indonesia, serta membantu para dokter di kawasan wisata untuk lebih siap menghadapi berbagai situasi medis.

Sebagaimana dikatakan Presiden Direktur sekaligus Co Founder Alodokter, Suci  Arumsari, selama pandemi Covid-19, telemedisin menjadi platform yang layak bagi para penyedia layanan kesehatan dan pasien untuk berinteraksi. “Tidak bisa dipungkiri, di era digital sekarang ini peranan inovasi teknologi telemedisin menjadi penting. Bukan hanya ditilik dari bagaimana teknologi dapat meningkatkan akses kelayanan perawatan kesehatan di berbagai wilayah geografi, namun juga akan meningkatkan kualitas dan efisiensi dengan koordinasi perawatan yang lebih baik antara dokter di area wisata dengan para pengguna telemedisin,” kata Suci dalam rilisnya, Kamis (31/3).

Alodokter dan Alomedika bersama Perkedwi secara berkesinambungan melakukan pembaruan dalam ilmu praktik dokter telemedisin Indonesia, untuk kemudian membagikan pengetahuan tersebut lewat pelatihan lebih lanjut pada para dokter yang berada di daerah wisata atau memiliki keminatan di bidang pariwisata.

Hal ini diharapkan dapat membantu para dokter untuk lebih siap dalam memberikan telekonsultasi ketika menggunakan fitur chat  dokter. Termasuk di antaranya ketika menyampaikan diagnosis, pemeriksaan, dan memberikan rencana perawatan berdasarkan wawancara dan pengecekan pasien interaktif secara jarak jauh pada para pengguna yang berada di area wisata.

Ketua Perkedwi, dr Mukti E. Rahadian Mars MPH,  berharap dengan adanya kerjasama ini maka di masa depan masyarakat akan memperoleh benefit berupa ketersediaan produk layanan unggulan kedokteran wisata kesehatan yang mudah diakses oleh seluruh segmen pasar wisatawan kebugaran primer dan sekunder, baik domestik maupun mancanegara.

Wisatawan kebugaran primer merupakan wisatawan yang termotivasi untuk mendapatkan kebugaran hingga melakukan perjalanan atau memilih destinasi tertentu yang akan memberikan tawaran kebugaran dalam waktu sementara, sedang wisatawan kebugaran sekunder adalah wisatawan yang selalu berupaya mempertahankan kebugaran atau melakukan kegiatan kebugaran selama melakukan perjalanan wisata.

“Impact dari hal tersebut adalah meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas destinasi pelayanan kedokteran wisata kesehatan di Indonesia,” katanya. (ret)

baca juga :

Bupati Minta Bunda PAUD Kerja Cepat dan Perhatikan Local Wisdom

gas

Sukses Gebuk Bali United, Aji Santoso Sebut Persebaya Juara Tanpa Mahkota

Redaksi Global News

Kembangkan Pertashop, Kiat Pertamina Permudah Akses Energi ke Pelosok (2-Bersambung)

Redaksi Global News