Global-News.co.id
Kesehatan Metro Raya Utama

Program Surabaya Emas, Atasi Anak Berisiko Stunting

Ketus TP PKK Surabaya, Rini Indriyani

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemkot Surabaya umumkan pemenang Gebyar Lomba Bersama Wujudkan ‘Surabaya Emas’ (Eliminasi Masalah Stunting) di halaman Taman Surya, Sabtu (5/3).

Pengumuman itu, dihadiri Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani serta jajaran camat hingga lurah se-Kota Pahlawan.

Walikota Eri mengatakan, dengan adanya lomba Surabaya Emas ini angka stunting mengalami penurunan dan dinyatakan lulus stunting. Meskipun telah dinyatakan lulus stunting, 308 balita yang ikut dalam lomba ini tetap dipantau gizinya oleh Pemkot Surabaya.

“Perjuangan kita belum selesai, saya inginnya di tahun ini bisa zero stunting, zero angka kematian ibu dan anak, serta zero gizi buruk. Sehingga yang sudah lulus stunting batasnya itu minimal, ayo kuwatna (dikuatkan lagi),” kata Eri.

Ia mengungkapkan, dalam mengatasi masalah stunting bukan hanya tugas Pemkot Surabaya dan TP PKK saja, akan tetapi juga peran dari Kader Surabaya Hebat serta seluruh stakeholder. Dengan kebersamaan itu, ia berharap angka stunting di Kota Surabaya bisa ditekan lagi.

“Kita didukung betul oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim, sehingga semua stakeholder akan menjadi satu bagian agar bisa zero stunting,” lanjutnya.

Ia memaparkan, saat ini angka stunting di Kota Surabaya menurun drastis, dari 5.727 kemudian menjadi 1.785 dan hari ini menjadi 1.626. Penurunan pesat angka stunting ini tidak membuat orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya itu puas, dalam tiga bulan mendatang dia menarget bisa zero stunting.

“Jadikan Surabaya Emas ini sebagai tools (alat penggerak), agar para kader nantinya melanjutkan gerakan ini secara berkelanjutan bergandengan tangan dengan Pemkot Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, mengatakan, lomba yang digelar pada 26 Januari 2022 ini diikuti oleh balita berisiko stunting dari 154 kelurahan se-Kota Pahlawan. Tujuan digelarnya lomba ini adalah meningkatkan komunikasi, kepedulian sosial, kesatuan dan kemanusian serta menerapkan hidup sehat dan bergizi sejak usia dini.

Menurut Rini, lomba Surabaya Emas ini merupakan bentuk komitmen TP PKK bersama Pemkot Surabaya untuk terus menurunkan angka stunting di Kota Surabaya. Tentu saja komitmen ini terus dibangun bersama oleh seluruh elemen masyarakat melalui berbagai bentuk kolaborasi.

Dalam lomba ini, ada tiga pemenang yakni balita Alif Akhtar Putra Pramono dari Kelurahan Tambakrejo sebagai juara satu, juara dua disabet oleh balita Samora Mashel Karenza dari Kelurahan Peneleh dan juara tiga dimenangkan oleh balita Almira Ramadhani dari Kelurahan Bulak Banteng. (pur)

baca juga :

Tekan Penyebaran Corona, Pemerintah Targetkan Juli Kondisi Kembali Normal

Redaksi Global News

Komisi E Minta Tindak Tegas Pemalsu Dokumen Domisili PPDB SMA/SMK di Jatim

Dengan ‘Dahsyat’, Alim Markus Akan Cetak Sejuta UMKM

gas