Global-News.co.id
Na Rona Utama

Nekat Operasi Bluetooth di Telinga untuk Menyontek

ADA-ada saja yang dilakukan mahasiswa kedokteran di India ini. Seorang mahasiswa di negeri Bollywood itu kepergok menyontek pada ujian kelulusannya dengan perangkat Bluetooth. Usaha terlarang ini sebenarnya tidak aneh, tapi yang membuat geleng-geleng kepala karena dia menanam Bluetooth itu di telinganya bagian dalam.

Saat itu 78 mahasiswa kedokteran mengikuti ujian akhir MBBS (Sarjana Kedokteran, Sarjana Bedah) di Mahatma Gandhi Medical College di India. Salah satu dari mereka, tampaknya sangat putus asa untuk lulus ketimbang mahasiswa yang lain.

Rupanya mahasiswa kedokteran yang tidak disebutkan namanya itu telah diterima 11 tahun lalu, tetapi telah gagal dalam ujian akhir beberapa kali selama beberapa tahun terakhir. Dan ini adalah kesempatan terakhirnya untuk lulus. Bila gagal lagi, dia pasti akan di-drop-out.

Karena itu, mahasiswa itu pun nekat memasang perangkat Bluetooth melalui operasi di telinganya. Menurut Hindustan Times, siswa tersebut ditangkap oleh anggota “pasukan terbang” nama yang diberikan untuk mengontrol tim yang dapat bergerak atau bertindak cepat saat mereka melakukan kecurangan.

Namun, meskipun mencari secara ekstensif, tim tidak dapat menemukan perangkat Bluetooth di mana pun pada mahasiswa. Baru setelah dia diseret dan diinterogasi, pria itu mengaku telah memasang penerima mikro berwarna kulit di telinganya oleh ahli bedah THT (Telinga Hindung dan Tenggorokan).

Memiliki perangkat Bluetooth yang tertanam di bawah kulit terdengar menyakitkan dan tidak praktis, karena implan harus menyertakan baterai dan penutup tertutup. Hanya saja, mahasiswa itu nekat sebab merasa putus asa.

Padahal, ada alternatif lain seperti disarankan orang-orang di Hackaday. Kemungkinan itu bukan penerima Bluetooth, tetapi alat bantu dengar konduksi tulang yang melekat pada tulang yang bergetar dan mengirimkan suara yang dihasilkan ke reseptor telinga bagian dalam melalui tulang itu sendiri.

Namun, Dr Anand Rai, pelapor dalam penipuan Vyapam yang terkenal tentang operasi kecurangan ujian masuk besar-besaran di India, mengklaim bahwa implantasi perangkat Bluetooth mudah dilakukan dan telah digunakan di India sejak tahun 2013. Wow! (l6)

baca juga :

Polda Jatim Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Investasi Ilegal MeMiles

Redaksi Global News

Kader Kesehatan Surabaya Harus Inovatif Saat Beri Makanan Anak Stunting

Redaksi Global News

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, Pertamina Berikan Potongan Harga Pembelian BBM

Titis Global News