Global-News.co.id
Madura Utama

Bupati Baddrut Tamam Launching Pusat Batik Komprehensif-Integratif “Sentra Batik Klampar”

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Senin (14/3/2022) melaunching ‘’Sentra Batik Klampar’’ yang berlokasi di Desa Klampar Kecamatan Proppo Pamekasan. Sentra Batik Klampar merupakan sentra batik terpadu pertama yang berisi kegiatan proses membatik dari hulu sampai hilir.

Kepala Dinas Perindag Pamekasan Achmad Syaifuddin dalam laporannya pada acara tersebut mengatakan sentra batik ini sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Dia mengatakan pembangunan sentra batik di Desa Klampar ini nantinya akan menjadi sebuah pusat pengembangan batik terintegrasi dan komprehensif.

“Mulai dari hulu sampai hilir insya Allah kita sudah terbangun. Di sini gedung produksi batik, ini nantinya akan jadi tempat edukasi, kemudian produksi dari pada batik mulai dari mendesain batik, kemudian praktiknya kemudian nanti ada pewarnaan termasuk ada tempat pelorotan,” katanya.

Dia mengatakan bangunan gedung pertama sentra batik yang dibangun di atas lahan milik desa seluas 2,5 hektare ini dibangun tahun 2017. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan kantor di sisi sebelah kanan, termasuk sesudahnya pembangunan gedung serbaguna, ruang rapat di tahun 2019. Dan pada tahun 2020 dibangun di sisi sebelah barat gedung promosi showroom termasuk produk turunan batik.

“Kami juga membenahi untuk mempercantik tempat ini di tahun 2021 pembangunan lain, tahun 2022 ada pembangunan jalan lingkungan termasuk ke depannya ada beberapa fasilitas yang harus kita bangun antara lain pagar, penataan taman, dan kios batik sehingga sentra batik Klampar ini nantinya menjadi sebuah rujukan para wisatawan, “ katanya.

“Warga yang datang ke Klampar bisa melihat proses bagaimana membatik mulai dari awal sampai akhir, nanti ada desainer bagaimana membuat turunan batik, seperti membuat baju, slayer, sepatu dan lainnya, termasuk kegiatan promosinya. Sehingga lengkap di sini sentra batik Klampar semuanya ada,” imbuhnya.

Terkait pengelolaan, Achmad menegaskan bahwa telah dilakukan MoU antara Kepala Desa Klampar dengan Dinas Perindag pada 18 Juli 2017 tentang kerjasama pemanfaatan kas desa, salah satu poinnya adalah pengelolaan Sentra Batik Klampar diserahkan semuanya kepada BUMDes Raka Jaya Desa Klampar.

Meski demikian, kata Achmad, pihaknya tetap akan memberikan pembinaan agar sentra batik itu bisa lebih maju bermanfaat untuk memakmurkan masyarakat. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para perbankan yang telah berpartisipasi dalam acara launching sentra batik ini.

Sementara itu Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan bahwa sentra batik Klampar itu merupakan satu satunya di Pamekasan. Dia berharap sentra batik itu semakin maju. Karena itu dia minta agar manajemen diperbaiki dan promosi terus ditingkatkan. Dia mengaku saat ini batik Pamekasan masih kalah popular dibanding batik Pekalongan dan lainnya.

“Harapan saya produksi batik kita juga semakin bagus dan penjualan makin bagus. Bisa saja nanti kalau ini sudah jalan semua, tamu tamu kita arahkan ke sini untuk belanjanya di sini. Bisa menjadi pusat jual beli batik. Orang bisa tahu lengkap mulai proses menggambarnya sampe menjadi kain batik,” ujarnya. (mas)

baca juga :

Pagu Tak Terpenuhi, Dindik Jatim Buka Kembali PPDB SMA/SMK

nasir nasir

Jokowi Teken Perpres Kartu Prakerja, Insentif Diatur Permenko

Redaksi Global News

29 April: Tambahan 16 Pasien Corona, Total di Jatim 871 Orang

Redaksi Global News