Global-News.co.id
Sport Utama

Pelatih Persib Enggan Terlena Catatan Buruk PSM

Persib Bandung bertekad benamkan PSM Makassar

GIANYAR (global-news.co.id) – Tim Persib Bandung berada di atas angin menghadapi laga tunda Liga 1 2021/2022 melawan PSM Makassar, Selasa (22/2) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Dari tiga pertandingan terakhir Maung Bandung tak terkalahkan, sementara PSM menderita tiga kekalahan beruntun yang berdampak kepada mentalitas tim.

Pelatih Persib, Robert Alberts, tak akan segan menghabisi mantan tim yang pernah ia latih pada pertandingan nanti. Dirinya enggan menurunkan kewaspadaan, Robert tetap akan menganggap PSM sebagai tim yang punya hasrat besar mengalahkan Persib.

“Itu tidak penting bagi kami untuk melihat bagaimana hasil yang mereka raih. Jika melihat mereka bertanding, kita tetap melihat mereka bermain dengan intensitas dan hasrat yang sama, terutama dalam kualitas penyerangannya,” kata Robert.

Bukan tanpa perlawanan, Robert mengamati PSM di beberapa laganya selalu punya peluang emas mencetak gol, meski hasil minor kerap didapat. Ilham Udin, Rizki Eka, Wiljan Pluim, dan Delfin Rumbino, beberapa nama yang kerap menebar ancaman.

Robert tidak akan terlena dengan catatan statistik buruk lawan. “Mereka selalu berpeluang untuk mencetak gol di setiap laga, tim yang berkualitas,” sebutnya.

Robert mengingatkan untuk tidak melupakan semangat dan motivasi tim lawan yang selalu punya nilai berkali-kali lipat jika menghadapi Persib. Semua tim ingin mengalahkan Persib karena merupakan klub besar dan kini sedang berjuang meraih gelar juara.

“Dan jangan lupa juga, tim yang tampil menghadapi Persib Bandung selalu ingin menang karena ini adalah tim besar, menghadapi Persib ada motivasi ekstra. Itu terjadi pada beberapa laga yang kami hadapi, pemain lawan nampak sangat termotivasi,” tutur Robert. (lib, sib)

baca juga :

Songsong Putaran II, Pesut Etam Buka Peluang Tambah Pemain

Redaksi Global News

Awali Ramadan, Pemkot Surabaya Berikan Bantuan kepada 29 Panti Asuhan

Titis Global News

Tiga Petinggi Sunda Empire Jadi Tersangka, Tak Lagi Berbusana Kebesaran dan Terancam 10 Tahun Penjara

Redaksi Global News