Global-News.co.id
Kesehatan Nasional Utama

Jokowi Perintahkan Cegah Omicron Menyebar ke Luar Jawa

Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya mencegah Covid-19 varian Omicron menyebar ke luar Jawa (foto: Biro Pers Setpres/Biro Pers)

JAKARTA (global-news.co.id) – Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron ke luar Jawa. Hal itu disampaikannya dalam rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (7/2).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, bakal ada 17 gelaran di luar Jawa pada bulan ini. Jokowi, ucap Airlangga, berpesan agar protokol kesehatan (Prokes) diperketat dalam penyelenggaraan acara-acara tersebut.

“Tentu dalam situasi seperti ini, arahan Bapak Presiden, di luar Jawa harus dipersiapkan terkait kasus Omicron yang punya potensi masuk di luar Jawa,” kata Airlangga dalam jumpa pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/2).

Jokowi meminta jajarannya menyiapkan sejumlah hal untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron di luar Jawa. Beberapa di antaranya adalah menyiapkan manajemen telemedicine, memastikan ketersediaan obat-obatan, mempercepat vaksinasi, serta meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Airlangga menyampaikan hingga saat ini Covid-19 varian Omicron belum menyebabkan lonjakan kasus di luar Jawa. Dia menyebut sebagian besar provinsi memiliki tingkat keterisian rumah sakit (BOR) di bawah 10 persen. Isolasi terpusat pun baru terisi 1,09 persen di seluruh daerah di luar Jawa.

“Memang masih lagging antara Jawa dan non-Jawa berdasarkan Delta itu sekitar 3 sampai 4 minggu sehingga kasus konfirmasi harian kita di luar Jawa masih 6,7 persen atau totalnya 2.405,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat usai penemuan varian Omicron di Jakarta Desember lalu. Hingga saat ini, total kasus aktif Covid-19 mencapai 188.899 kasus.

Pemerintah lalu menaikkan level PPKM di sejumlah daerah menyusul lonjakan kasus. DKI Jakarta, Bandung Raya, DI Jogjakarta, dan Bali berstatus level 3 mulai hari ini. (cnn, ins)

 

baca juga :

Dukung Presidensi G20, BI Jatim Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Redaksi Global News

Imbas Corona, Resepsi HPN Jatim 2020 Ikut Ditunda

Redaksi Global News

Pembangunan Jembatan Kanor–Rengel Digenjot