Global-News.co.id
Jember Raya Utama

Erupsi Semeru, Huntara Pramuka Diresmikan Gubernur Jatim

Gubernur Khofifah yang juga Kamabida Gerakan Pramuka Jatim meresmikan huntara yang dibangun oleh Pramuka Peduli

LUMAJANG (global-news.co.id) –
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan hunian sementara (Huntara) yang dibangun oleh Gerakan Pramuka Peduli di tempat relokasi warga terdampak Erupsi Gunung Semeru, di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro Jumat (11/2).

Khofifah yang juga Kamabida Gerakan Pramuka Jawa Timur mengungkapkan ini kali pertama peresmian huntara di tempat relokasi. “Ini adalah peresmian pertama huntara yang ada ditempat ini,” ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas bakti Pramuka, baik dari Kwarda Jatim maupun Kwarcab di seluruh wilayah Jawa Timur utamanya Kabupaten Lumajang.

“Jagalah yang sudah berjalan baik itu. Tetaplah memberikan dedikasi yang baik untuk masyarakat. Terima kasih seluruh bhakti yang tulus ikhlas dari Kwarda dan Kwarcab yang ada di Jawa Timur,” imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menambahkan, huntara yang dibangun Gerakan Pramuka merupakan hasil donasi yang terkumpul dari kumpulan donasi Gerakan Pramuka di beberapa daerah. Donasi dengan total Rp 1,6 milyar itu sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan huntara.

Pramuka saat ini, sudah membangun 19 dari 50 Huntara yang akan dibangun. Sisanya dibangun pada tahap berikutnya.

“Ini hasil donasi yang terkumpul dari semua Pramuka. Sampai hari ini sudah Rp 1,6 milyar. Kita tahap pertama kebagian 19 kavling huntara yang dibangun, hari ini sudah 90% selesai,” ungkapnya.

Secara teknis, Bunda Indah yang juga Kakwarcab Lumajang menjelaskan satu huntara dibangun oleh 10 orang anggota Pramuka, sehingga kurang lebih ada 190 anggota yang terlibat untuk membangun 19 huntara pada tahap pertama. (kmf, ins)

baca juga :

Grab Ajak Jutaan UMKM Jawa Timur Masuk Ekonomi Digital

Redaksi Global News

Gabung Bhayangkara FC, Yanto Basna Dikontrak Dua Tahun

Redaksi Global News

Sosialisasi Perdana DBHCT di Balaban Batumarmar, Prokes Berlaku Ketat

gas