Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Mancanegara Utama

BNI Gandeng Dopang Co Ltd , Buka Peluang Salurkan Diaspora Loan

(Ki-ka) Wakil Dubes RI Tri Purnajaya, Founder Dopang Co Ltd Tania Mirella, Acting General Manager BNI Tokyo Dyah Paramita Novia Putri, dan Kabid Ekonomi KBRI Tokyo Rima Cempaka

TOKYO (global-news.co.id) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) menegaskan perannya sebagai jembatan bisnis antara Indonesia dan dunia. Penegasan ini cukup beralasan mengingat BNI memiliki Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di pusat bisnis internasional, yakni di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta satu sub-branch di Osaka yang menjadi pintu masuk bagi potensi-potensi bisnis baik itu dari luar negeri ke Indonesia, maupun dari Indonesia ke luar negeri.

Kali ini, melalui kantor cabang Tokyo, BNI menandatangani kerjasama pembiayaan dengan Dopang Co Ltd dalam penyaluran fasilitas pembiayaan bagi Diaspora Indonesia yang memiliki usaha segmen Small Medium Enterprise (SME) melalui Diaspora Loan.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Acting General Manager BNI Tokyo Dyah Paramita Novia Putri dengan Founder Dopang Co Ltd Tania Mirella disaksikan oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia Tri Purnajaya di Kantor BNI Tokyo, Jepang, Jumat (18/2).

Pemberian Diaspora Loan ini merupakan salah satu wujud komitmen BNI cabang Tokyo dalam mendukung Diaspora Indonesia di luar negeri dan juga hasil kolaborasi dengan SME center di Jepang, yang merupakan wadah untuk mendukung pelaku SME di Indonesia untuk masuk ke pasar Jepang, yang diinisiasi oleh KBRI Tokyo.

“Langkah ini sejalan dengan misi BNI yaitu memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global, salah satunya dengan pembiayaan bagi Diaspora Indonesia yang memiliki usaha di negara mereka khususnya segmen SME,” ujar Henry Panjaitan Direktur Treasury dan Internasional BNI.

“Diaspora Loan merupakan pinjaman/pemberian kredit bagi Diaspora Indonesia dan didesain secara komprehensif serta prudent untuk mengakomodir kebutuhan Diaspora Indonesia dalam mengembangkan usahanya di luar negeri,” tambah Henry.

Aktivitas Dopang Co Ltd

Saat ini Diaspora Indonesia di Jepang berjumlah sekitar 66.000 jiwa dengan berbagai profesi dan usaha, salah satunya yaitu Dopang Co Ltd yang memiliki misi Connecting Indonesia and Japan’s Small Medium Business for a better world.

Dopang Co Ltd telah mengembangkan platform online maupun offline untuk mempertemukan pelaku industri kreatif SME di Indonesia dan Jepang. Beberapa proyek yang sedang dikerjakan Dopang Co Ltd saat ini antara lain “Gengoya” dan “Dentayori”.

Dentayori adalah platform blended learning dan career planning untuk komunitas kedokteran gigi yang muda dan mengglobal. Proyek ini dimulai dengan kolaborasi antara tim multinasional dengan berbagai keahlian: Kedokteran gigi, EdTech, HR dan Bisnis Sosial.

Adapun Gengoya merupakan platform pembelajaran Bahasa Jepang berbasis minat yang mengombinasikan kosakata dan ilustrasi. Misi Dopang Co Ltd adalah untuk memotivasi audiens untuk belajar Bahasa Jepang dan membantu mereka menambah perbendaharaan kata-kata dengan cara yang seru, menggunakan strategi Omnichannel yang dirancang untuk masyarakat modern.

Selain proyek-proyek tersebut, Dopang Co Ltd juga menjalankan bisnis translation dan advisory & assistant bagi para UKM. Dopang Co Ltd juga merupakan jebolan kegiatan “Bootcamp for Indonesian and Japanese Technopreneuer” yang diinisiasi oleh KBRI Tokyo pada Oktober 2021 dengan semangat untuk mendukung visi Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” dan pengembangan sektor ekonomi digital dan kreatif.

Ke depan, BNI cabang Tokyo juga akan terus fokus dan berperan aktif dalam memfasilitasi Indonesia related business di Jepang dan memberikan layanan internasional terbaik untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global. (jef)

baca juga :

Arnold Schwarzenegger Terlibat Kecelakaan Mobil Beruntun

Redaksi Global News

Korban Tewas Kecelakaan Bus Tertabrak Kereta Api di Tulungagung Bertambah

Redaksi Global News

Gus Muhdlor Target Dinas PU BM-SDA Normalisasi Kawasan Rawan Banjir Awal April

Redaksi Global News